Kesal, Warga Pangalasiang Segel Kantor Desa

- Periklanan -

DONGGALA-Warga Desa Pangalasiang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala, menyegel kantor Desa Pangalasiang, Selasa (28/5). Massa tersebut mengaku kesal dan jenuh terhadap hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang terjadi di Desa Pangalasiang.

Pantauan koran ini, pintu kantor desa diblokir dengan memasang kayu silang dan menandai dengan coretan berwarna merah yang bertuliskan Jangan Dibuka. Massa juga menempelkan kertas berukuran besar yang bertuliskan beberapa permintaan warga, diantaranya bertuliskan Kami Masyarakat Desa Pangalasiang Sekarang Tidak Punya Kepala Desa dan Tidak Inginkan PLT, Menolak Kepala Desa, beserta Tunjukan Ijazah Asli.

Dalam kasus Pilkades Desa Pangalasiang, ada dua kali proses Pilkades, yaitu Pilkades yang dilaksanakan pada 7 Desember 2019 yang diikuti du calon Kades, karena tiga calon Kades lainnya mengundurkan diri. Sedangkan Pilkades pada 14 Desember diikuti empat calon Kades.

- Periklanan -

Sementara itu, Kapolsek Sojol IPTU Yerman Tudon yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah melakukan mediasi terhadap warga, sehingga warga kembali membersihkan kantor desa dan menghapus tulisan yang ada.

“Semua berjalan aman, masyarakat juga memahami bahwa fasilitas desa masih akan dipergunakan lagi, ” ujar Kapolsek.

Demikian juga yang disampaikan Camat Sojol, Saifullah T. Lagaga, dikonfirmasi kemarin mengatakan, sebaiknya aspirasi warga disampaikan ke pejabat berwenang yaitu dengan menyurat kepada Bupati Kabupaten Donggala, dengan tembusannya kepada Camat, Inspektur Inspektorat, dan DPRD Kabupaten Donggala.

“Agar keinginan warga bisa ditindaklanjuti sebaiknya warga menyurat kepada Bupati Kabupaten Donggala secara langsung. Dengan tembusannya kepada Camat Sojol, Inspektur Inspektorat, dan DPRD Kabupaten Donggala, ” ujarnya.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.