Kesal Hanya Diberi Pinjaman Rp 5 Juta

Nasabah Lempar Bom Molotov di Kantor BRI Ampana

- Periklanan -

PALU – Kesan tidak diberi pinjaman seperti permintaan yang diinginkan, seorang nasabah, Kabupaten Tojo Unauna nekat melemparkan bom molotov ke kantor unit BRI Ampana.

Pelaku yang kini telah ditangkap polisi, melemparkan bom molotov kedalam bank BRI Ampana dan meledak sehingga menimbulkan kebakaran dan kerusakan Bank BRI, pelaku selanjutnya melarikan diri sambil mengatakan kepada petugas satpam jangan sentuh dus setrika yang diletakan di area parkir karena itu BOM.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan beberapa orang saksi, akhirnya pelaku sekitar pukul 11.00 wita berhasil ditangkap oleh tim Resmob Polres Tojo Una una di Desa Podi Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una una.

Identitas pria yang diduga tersangka berinisial T, umur 60 tahun, pekerjaan wiraswasta, warga Jalan Jalan Sam Ratulangi Kelurahan Malotong Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una Una.

- Periklanan -

Kabidhumas Polda Sulteng Komisaris Besar Polisi Didik Supranoto, SIK membenarkan kejadian pelemparan bom molotov di Bank BRI Unit Ampana Minggu (15/3). Kejadian itu sekitar pukul 07.30 wita.

Tersangka sudah berhasil diamankan tadi siang pukul 11.00 wita yang diketahui berinisial T (60 tahun). “Tersangka mengaku kesal atau sakit hati karena tidak dapat diberikan pinjaman kredit sesuai harapannya,” kata Didik.

Menurut Didik, dimana oleh pihak Bank, tersangka sebelumnya sudah diberikan pinjaman kredit sebesar Rp 40 Juta dengan angsuran Rp 1,2 Juta/bulan tetapi mengalami tunggakan kredit selama 4 bulan.

Pelaku berupaya untuk pinjam uang ke bank lagi tapi oleh petugas bank bisa diberikan pinjaman tetapi hanya sebesar Rp 5 juta atau Rp 6 juta. Hal itulah yang membuat kekesalan pelaku, sehingga melakukan aksi nekat tersebut. “Tersangka dijerat pasal 187 KUH Pidana dengan ancaman penjara paling lama dua belas tahun,” jelasnya. (*/ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.