Kesadaran Meningkat, Angka Lakalantas Menurun

- Periklanan -

PALU – Masyarakat Sulawesi Tengah, tampak mulai sadar akan arti keselamatan berlalulintas. Hal ini terbukti dari data jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi di Sulawesi Tengah, yang ditangani Polda Sulteng, selama kurun waktu 2018, mengalami penurunan.

Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso kepada wartawan mengungkapkan, jika dibanding tahun 2017, angka Lakalantas Tahun 2018 di Sulteng, cenderung menurun. Hal itu bisa dilihat dari jumlah kejadian yang hanya 1.761 kasus Lakalantas selama 2018. “Tahun sebelumnya angka Lakalantas 2.010 kasus, artinya ada penurunan 249 kasus atau 14,13 persen,” jelasnya.

- Periklanan -

Korban meninggal dunia akibat Lakalantas juga menurun. Jika di tahun 2017, korban meninggal di jalan sebanyak 422 orang, tahun 2018 tercatat korban meninggal dunia sebanyak 403 orang. Untuk korban luka berat juga menurun, dari semula di tahun 2017 1.045 orang, di tahun 2018 korban luka berat hanya 794 orang. “Sementara untuk kerugian materilnya Rp5.572.150.000, menurun sedikit dari tahun 2017 yang menelan kerugian Rp5.743000.251,” ungkap Wakapolda.

Penurunan jumlah Lakalantas ini pun, menurut Setyo Boedi, menandakan masyarakat yang semakin sadar akan arti pentingnya keselamatan berlalulintas. Dia pun mengimbau, kedepan masyarakat akan semakin paham berlalulintas dan tidak membahayakan pengendara yang lain. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.