Kerusakan pada Sistem Navigasi, Garuda Gagal Terbang

- Periklanan -

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-609 gagal diterbangkan dari Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Kamis (25/4). (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Pesawat Garuda Indonesia tujuan Palu-Makassar-Jakarta dengan nomor penerbangan GA-609 yang membawa hampir 120-an penumpang dari Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu harus gagal diterbangkan karena kerusakan teknis, Kamis (25/4) sore. Pesawat semestinya berangkat pada pukul 16.00 wita.

Dari data yang berhasil dihimpun Radar Sulteng pesawat yang membawa Gubernur Sulteng dan rombongan beberapa pejabat tinggi di Sulteng itu mengalami kerusakan teknikal pada sistem navigasinya. Sehingga penerbangan pun ditunda.

“Kami jadwalkan pukul 22.30 wita. Saat ini masih sedang diperbaiki oleh orang teknis,” kata Staf Operation Garuda Indonesia Denny kepada Radar Sulteng di temui di Bandara Mutiara Sis Aljufri.

Denny menjelaskan ada kerusakan teknikal pada pesawat. Dia tidak bisa banyak menjelaskan, karena itu ada pada kewenangan pihak teknis yang sedang memperbaiki pesawat. Untuk penumpang Garuda Indonesia sendiri kata Denny pihaknya memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang yang ingin pindah jadwal penerbangan atau menunggu diterbangkan kembali pada pukul 22.30 wita, Rabu malam.

“Kami serahkan pada penumpang yang bersangkutan apakah ingin pindah atau menunggu, kita akan mengupayakan memperlancar jika ada yang merubah keberangkatan,” jelas Denny.

- Periklanan -

Sedangkan dari pantau Radar Sulteng ada sebagian penumpang yang memilih menunggu di Bandara, mencari hotel untuk menunggu keberangkatan pukul 22.30 wita atau pun pindah pesawat. Seperti rombongan Gubernur Sulteng dan beberapa rombongan pejabat yang memilih pindah pesawat menggunakan Batik Air tujuan Jakarta pada pukul 19.00 wita. Sebagian penumpang juga ada yang lebih memilih berangkat pada Kamis (26/4) pagi.

“Saya di Bandara dari jam 3 sore, jam 4 ada pemberitahuan bahwa delay 45 menit. Pukul 17.10 kami sudah naik, mundur beberapa meter, rupanya pesawat kembali lagi parkir,” kata salah seorang penumpang yang enggan namanya dikorankan.

Masih menurut sumber ini, setelah parkir mereka sangat lama sekitar kurang lebih 1 jam menunggu di dalam pesawat tanpa diturunkan. Kemudian kurang lebih sekitar pukul 18.00 wita pesawat kembali mundur lagi, bersiap untuk take off.

“Tetapi tidak jadi lagi. Beberapa kali begitu terus sampai kami diinfokan berangkat pada pukul 22.30 wita,” terang sumber.

Sementara itu, Kepala Bandara Mutiara Sis Aljufri Kota Palu Benyamin Napituley dikonfirmasi belum mendapat laporan secara resmi dari pihak maskapai Garuda Indonesia perihal kerusakan yang terjadi.

“Tanya langsung ke pihak Garuda, kami belum dapat laporan,” tegas Benyamin. (acm)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.