Keracunan Siswa, Hasil Uji Sampel Belum Dipegang Penyidik

- Periklanan -

Seorang siswa SDIT Al-Fahmi korban keracunan makanan dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Palu, Senin (4/1). (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Meski hasil uji sampel yang dilakukan BPOM Palu terkait kasus keracunan di SDIT Al-Fahmi telah keluar, namun pihak kepolisian belum mendapat laporan secara resmi. Hasil uji sampel sendiri, menjadi salah satu petunjuk bagi penyidik Polres Palu dalam penyelidikan kasus keracunan ini.

Secara resmi, hasil uji sampel ini nantinya yang akan memberikan adalah pihak Dinas Kesehatan Kota Palu. Namun sampai saat ini, hasil uji sampel tersebut belum diterima oleh penyidik Polres Palu.

- Periklanan -

“Kami masih menunggu hasilnya (uji sampel) dari Dinkes Kota Palu, meski BPOM sudah keluarkan hasilnya, tapi yang serahkan nanti dari pihak kesehatan,” terang Humas Polres Palu, Aiptu I Kadek Aruna, Selasa (12/12) kemarin.

Kadek, menjelaskan pihak Polres Palu, setelah mendapat hasil uji lab atas sampel tersebut, bisa kembali melakukan penyelidikan. Karena, uji lab diperlukan sebagai salah satu alat bukti nantinya. Selain, hasil uji lab, pihak penyidik juga bakal memasukan keterangan 5 orang saksi sebagai alat bukti dalam kasus ini.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Palu AKP KS Holmes Saragi menyebutkan, bahwa kelima orang tersebut, terdiri dari dua juru masak, kepala gudang catering, staf UKS dan seorang bendahara sekolah. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.