alexametrics Kemenag Donggala, Kantor Pertanahan, dan BWI Teken MOU – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kemenag Donggala, Kantor Pertanahan, dan BWI Teken MOU

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

DONGGALA-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Donggala melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang percepatan penyelesaian sertifikat tanah wakaf dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Donggala dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Donggala, di aula Kemenag Donggala, Kamis (6/8).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Donggala, H. Rusdin, Kakan Pertanahan Kabupaten Donggala, H. Firman S. Laoh dan Ketua Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Donggala, Mu’min Abd Muis.

“ Keberadaan tanah yang diwakafkan baik perorangan maupun kelompok organisasi masyarakat merupakan suatu hal yang patut diapresiasi karena semangat dalam beribadah sekaligus upaya memajukan perekonomian umat, sehingga keberadaan aset berupa tanah juga perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, “jelas Rusdin dalam sambutannya, usai penandatanganan MoU.

Rusdin mengatakan, keberadaan sertifikat sebagai bukti hokum tertulis agar keberadaan tanah tersebut jelas sumbernya, peruntukannya, kepemilikannya, juga menghidari gugatan dari pihak ketiga dikemudian hari. Menurutnya, persoalan tanah yang terjadi selama ini salah satunya adalah konflik kepemilikan tanah wakaf.

Pelaksanaan MoU ini bertujuan untuk melakukan perumusan program dan rencana aksi penerbitan sertifikat tanah, memprioritaskan penyelesaian sertifikat tanah wakaf, melakukan sosialisasi, implementasi dan bimbingan penyelesaian sertifikat tanah wakaf serta melakukan koordinasi, fasilitasi, pemantauan dan evaluasi.

Selanjutnya Kakan Pertanahan Kabupaten Donggala, Firman S. Laoh, mengemukakan akan berusaha untuk menyelesaikan tanah wakaf yang bermasalah di Kabupaten Danggala, termasuk tanah wakaf milik Kemenag yang belum memiliki sertifikat. “Kita akan berusaha selesaikan semuanya,” tegas Firman.

Kegiatan penandatanganan MoU ini dihadiri pula Kasubbag TU Kemenag Donggala, Sarina Unok, para Kepala Seksi, penyelenggara dan para kepala KUA se Kabupaten Donggala.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.