Kelompok Bangunkan Sahur dengan Lagu Iwa Peyek

- Periklanan -

Anggota Risma Al-Aqrabien saat membangunkan warga sekitar di Labuan Beru, Mamboro, Palu Utara, Kamis (17/5). (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Selain untuk berbuat baik, membangunkan warga untuk sahur dilakukan sejumlah anggota Remaja Islam Masjid (Risma) Al-Aqrabien, Kelurahan Mamboro juga dijadikan ajang mengembangkan seni bermusik. Alat-alat yang digunakan pun, terbilang mudah didapat, dari barang-barang bekas seperti ember cat, botol kaca, bambu, galon air, yang dikombinasikan dengan lonceng sapi, suling, serta alat musik gitar.

“Aktivitas ini rutin kami lakukan setiap datangnya bulang suci ramadan. Ini sudah tahun ke empat,” kata Ketua Risma Al-Aqrabien, Farid, kepada Radar Sulteng, ditemui usai berkeliling kompleks di hari pertama Ramadan, Kamis (17/5) kemarin.

- Periklanan -

Menurut Farid, niat para anggota Risma ini awalnya memang membangunkan orang semata-mata mendapatkan pahala, tidak ada alasan tertentu. Anggota mereka juga banyak yang ingin berpartisipasi, sehingga dimulailah kegiatan tersebut 2015 silam.  “Awalnya hanya lagu sembarang saja, tapi seiring waktu diambil dari lirik-lirik lagu tren. Seperti lirik Iwa Peyek sampai Bapak mana Bapak,” sebut Farid.

Cara unik membangunkan sahur ini juga mendapat respon positif dari warga sekitar. Farid menuturkan, selama ini tidak ada masyarakat yang komplain, malah mereka mendapat apresiasi dari warga Labuan Beru. Bahkan warga meminta agar waktu berkelilingnya bisa lama dan setiap tahun diadakan. “Kalau untuk izin kami tidak pernah meminta izin, karna kami pikir ini kan kegiatan yang inshaallah bermanfaat untuk orang banyak,” tuturnya.

Selain membangunkan sahur, kegiatan Risma yang beranggotakan hampir 30 an orang ini di bulan ramadan adalah harus stand by di masjid untuk menyiapkan buka puasa. “Jadi takjil yang dari masyarakat kita siapkan untuk yang buka puasanya di masjid,” tutup Farid. (acm)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.