Kejari Palu Tahan Dua Tersangka Kasus KONI

- Periklanan -

Ketua Harian KONI Palu Djikrah Gorontina saat menandatangani berkas perkara Kejari Palu. (Foto: Ist)

PALU– Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu telah menyelesaikan Tahap II penyerahan barang bukti dan tersangka dari penyidik kejaksaan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rabu (20/9) Ketua Harian Komite Olah Raga Nasional (KONI) Kota Palu Djikrah Gorontina  dan Bendahara Kasrianto Abdi Palu resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Maesa Klas II A Palu.

Diketahui bahwa Djikrah Gorontina dan Kasrianto Abdi diduga terlibat korupsi sekitar Rp 837 juta dari dana hibah bantuan sosial (Bansos) Komite Olah Raga Nasional (KONI) Kota Palu tahun anggaran 2014-2015.

- Periklanan -

Kasi Intel Yusak mengatakan, penahanan terhadap keduanya dilakukan Rabu (20/9) sampai Selasa (10/10).  “Kami baru akan limpahkan berkas perkara ini ke Pengadilan Tipikor PN Palu sekitar Minggu ini,” Kata Yusak saat ditemui di ruang kerjanya.

Diterangkan Yusak , kasus itu bermula ketika KONI mendapatkan kucuran dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palu pada tahun 2014 sejumlah Rp2,7 miliar yang dicairkan dalam dua tahap. “Diketahui saat itu tahap pertama sekitar Rp700 juta dan tahap kedua Rp2 miliar,” jelasnya.

Dana hibah Bansos  itu dikucurkan KONI Palu untuk digunakan mengikuti Popda Sulawesi Tengah di Kabupaten Banggai dan Porprov di Kabupaten Luwuk.  “Dari dana itu Rp200 juta digunakan untuk Pekan Olah Raga daerah (Popda) di Kabupaten Luwuk, sisanya Rp500 juta untuk dana operasional KONI,” jelas Yusak.

Perbuatan keduanya dijerat Pasal 2 dan subsidair Pasal 3 Undang-Undang, No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. “Saat itu belum kami lakukan penahanan dan sekarang sudah kami serahkan di Rutan Maesa Palu .” Tambah Kasi Intel. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.