Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kejari Palu Selidiki Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Jembatan Lalove

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Meski sudah bisa digunakan, jembatan V atau yang dikenal dengan jemabatan Lalove masih menyisahkan permasalahan. Khususnya pada saat pembebasan lahan warga untuk pelebaran jalan Anoa II, sebagai akses jalur jembatan tersebut terindikasi dugaan korupsi.

Terkait hal tersebut kini tengah ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Alfred N Pasande SH, mengatakan kalau pihaknya pada bagian seksi pidana khusus Kejari Palu, telah menyelidiki dugaan korupsi terkait pembebasan lahan jalan Anoa II untuk pembangunan jembatan Palu V.

“Mengenai indikasi dugaan korupsi tersebut kini tengah dalam proses penyelidikan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu,” ungkap Alfred N Pasande SH, (10/09).

Alfred menambahkan, penyelidikan yang dilakukan pihaknya lebih pada pembebasan lahan yang proses perhitungannya dilakukan oleh tim appraisal, kemudian selanjutnya pembayarannya dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu melalui instansi terkait.

“Penyelidikan dugaan korupsi itu, lebih khusus kepada pembebasan lahan sekaligus rumah salah satu warga untuk pelebaran jalan Anoa II,” sambungnya.

Sejauh ini pihak (Kejari) telah melakukan pemanggilan kepada 7 orang yang berkaitan langsung dengan proses pembebasan lahan tersebut, salah satunya warga yang memiliki rumah yang juga dibebaskan. Ketujuh orang tersebut juga telah dimintai keterangan, termasuk diantaranya adalah dari pihak Instansi Pemerintah Kota Palu.

“Kami juga telah menjadwalkan untuk meminta klarifikasi kepada tim penilai atau appraisal yang berasal dari Makassar, yakni Kantor Jasa Penilai Publik Iki Paseru,” ujarnya

Dugaan kerugian negara yang dalam kasus dugaan korupsi menyangkut pembebasan lahan tersebut, diperkirakan mencapai miliaran rupiah. “Nanti kita akan sampaikan perkembangan penyelidikannya,” tandas Kasipidsus Kejari Palu,” tutup Alfred. (cr7)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.