alexametrics Kebijakan Stimulus OJK Dukung Pemulihan Ekonomi – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kebijakan Stimulus OJK Dukung Pemulihan Ekonomi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Anggota Komisi XI DPR RI Muhidin M. Said bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan penyuluhan mengenai Kebijakan Stimulus OJK di Masa Pandemi Covid-19, Minggu (26/7) di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pada kesempatan itu dihadiri Kepala OJK Sulteng, Gamal Abd Kahar, Ketua Front Pemuda Kaili (FPK), Erwin Lamporo, dan tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sosialisasi penyuluhannya, Muhidin Said menjelaskan, bahwa kebijakan stimulus OJK berupa pelonggaran pembayaran kredit perbankan dan industri keuangan non bank, telah sinergis dan sejalan dengan upaya pemerintah untuk memulihkan ekonomi.

“Pelonggaran pembayaran kredit telah memberi nafas bagi nasabah dan debitur di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Pada saat yang sama juga memberi ruang bagi bank dan lembaga keuangan non bank untuk mengatur strategi agar mampu bertahan di bawah kondisi ekonomi yang berat ini, ” ujar Muhidin yang juga menjabat Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI.

Lebih lanjut Muhidin memandang kebijakan stimulus OJK perlu dikembangkan untuk mengantisipasi kondisi ekonomi jangka menengah yang masih belum menentu. “Pandemi belum diketahui kapan berakhir, yang berarti ekonomi masih dalam kondisi tertekan. Karena itu fungsi OJK harus berjalan optimal melalui berbagai inovasi kebijakan yang bisa menjadi terobosan agar masyarakat terbantu dan stabilitas industri keuangan terjaga”, papar Muhidin.

Menurutnya, DPR bersama pemerintah telah membahas dan bahu membahu mencari jalan keluar agar rakyat Indonesia bisa segera bebas dari pandemi Covid-19, tentu saja dengan akumulasi anggaran APBN saat ini.

“Sekitar Rp 1.038 triliun dana untuk Covid-19, yang akan dicari dan disiapkan oleh kita rakyat dan pemerintah. Uang ini hanya sampai tahun 2020, “ ungkap Muhidin.

Bersama Kepala OJK Sulteng, Gamal Abd Kahar, H. Muhidin Said memberikan bantuan paket sembako kepada warga Kelurahan Lasoani secara simbolis, kepada ibu-ibu yang bergerak dibidang usaha namun memiliki kredit di sejumlah perbankan. Mereka berharap, kredit mereka di sejumlah bank dapat diberi kebijakan berupoa rileksasi (kebijakan) untuk meringankan beban kredit mereka untuki memutar usaha ekonomi mereka. Inilah yang menjadi materi diskusi dan dijelaskan secara gamblang oleh H. Muhidin Said dan Gamal Abd Kahar.

“Semoga bantuan yang diterima dapat meringankan beban masyarakat yang kini tengah membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.
Kepala OJK Sulteng, “ tutur H. Muhidin Said.

Menurut Gamal Ab Kahar, beberapa relaksasi atau kemudahan yang akan diberikan kepada nasabah dalam aturan OJK, dimana bank akan melakukan asessmen atas usulan dari nasabah. Dari leasing, pegadaian, bank, PNM, dll.

“ Di Sulteng ada 6.532 debitur Rp 2,9 triliun. Dibanding daerah lain, di Jawa kita masih kecil. Masih ada juga yang menyusul sedang dalam proses pengajuan, “ ungkap Gamal.

Dikatakan Gamal, permohonan keringanan berupa relaksasi bisa disampaikan secara virtual. Karena protokol kesehatan Covid-19. Nasabah itu selain UMKM termasuk dari non informal seperti ojek online bisa mengajukan keringanan.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.