Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kebakaran Hanguskan 8 Rumah di Kayamanya Poso

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Puing rumah warga di RT 15 Kelurahan Kayamanya yang hangus terbakar, Senin (4/9).

POSO – Delapan unit rumah di RT 15, Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota, Senin (4/9) dinihari rata dengan tanah, setelah habis dilalap si jago merah. Informasi yang diperoleh, kebakaran disebabkan oleh ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram.

Kendati tidak ada korban jiwa, kebakaran memaksa 10 kepala keluarga di delapan rumah tersebut mengungsi sementara, di rumah keluarga masing-masing. “Ada kompor gas disalah satu rumah korban yang lupa dimatikan usai memasak,” kata warga di lokasi kebakaran.

Menurut warga, peristiwa kebakaran terjadi sangat tiba-tiba dan berjalan sangat cepat. Posisi rumah yang berada di pemukiman padat penduduk serta tiupan angin kencang membuat para pemilik rumah berserta warga kesulitan untuk memadamkan api. Empat unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api juga tidak bisa berbuat banyak karena akses jalan menuju lokasi tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Posisi bangunan rumah memang terlihat berada di pinggiran pantai yang jauh ke dalam dari jalan raya.

Rahmawati (40), korban selamat yang rumahnya habis terbakar, menjelaskan jika kobaran api yang melahap rumahnya dan tujuh rumah lain terjadi begitu besar karena disertai tiupan angin kencang. Sehingga dalam sekejap seluruh bangunan rumah yang terbakar langsung hangus sebelum warga berbuat banyak untuk memadamkannya. Api baru berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran yang dibantu warga setempat setelah bekerja keras selama satu jam.

Lurah Kayamanya, Hasanuddin membenarkan jumlah rumah yang terbakar sebanyak delapan unit yang dihuni oleh sepuluh kepala keluarga untuk tiga puluh tujuh jiwa. “Seluruh korban kebakaran sementara mengungsi dirumah keluarga masing-masing sambil menunggu bantuan pemerintah daerah yang kini sementara melakukan pendataan dilokasi,” ungkapnya.

Sebagian korban kebakaran tampak masih bertahan dilokasi sambil mengumpulkan barang-barang sisa kebakaran yang dimungkinkan masih bisa di pakai. Hampir semua bangunan rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen. (bud)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.