Ke Sekolah Naik Perahu, Harap Pemkab Morowali Sediakan Alat Transportasi Gratis

- Periklanan -

Puluhan siswa SMPN 1 Desa Salabangka, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali menggunakan perahu pada Jumat (17/8). (Foto:Moh.Faisal)

MOROWALI – Puluhan siswa di Desa Salabangka, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali bernasib malang. Hal itu utamanya terjadi pada siswa dari luar Desa Salabangka. Soalnya, untuk berangkat ke Sekolah meraka harus melewati lautan.

Pantauan Radar Sulteng di Desa Salabangka Jumat  (17/3) sekitar pukul 13.00 wita, puluhan siswa SMPN 1 Salabangka antri di Pelabuhan yang berada di Desa tersebut. Ternyata puluhan siswa itu, sedang menunggu perahu kecil untuk mereka tumpangi balik ke rumah masing-masing.

Ada yang ke Desa Lemo, Desa Bakala, Desa Kusmataha, Desa Buajangka, Desa Pulaubapa, Desa Po, dan Desa Kaleroang. Ketujuh Desa tersebut, berada di Palu Paku yang jaraknya lumayan jauh dari Desa Salabangka. Sehari-hari, puluhan siswa pergi dan berangkat sekolah menggunakan perahu kecil.

- Periklanan -

Di pagi hari, mereka harus bangun pukul 06.00 wita agar tidak telat masuk sekolah karena menggunakan jalur laut. Untuk setiap orang, para siswa harus membayar sewa perahu sebanyak Rp2.000 ribu rupiah. Artinya, dalam satu hari para siswa harus mengeluarkan biaya khusu untuk transportasi sebanyak Rp4.000 rupiah.

“Sudah begini kami setiap hari. Pergi sekolah ramai ramai naik, pulang sekolah begitu juga. Biasa juga kami lambat masuk sekolah, karena perahu lambat jemput kami,” ungkap Putri siswa Kelas VII (tujuh) SMPN 1 Salabangka saat ditanyai Jumat kemarin (17/3).

Putri menjelaskan, setiap hari dirinya harus menghemat uang belanja di Sekolah karena sudah banyak ke luar di Transportasi. Dirinya mengakui, bahwa kasihan melihat orangtuanya setiap hari Senin sampai hari Sabtu harus mengeluarkan uang untuk pribadinya sendiri. “Biasa saya makan pagi di rumah, itu sampai pulang sekolah sudah. Saya hanya bawa yang empat ribu saja, untuk bayar perahu,” katanya.

Sementara itu siswa SMPN 1 Salabangka bernama Ipul mengatakan, bahwa dirinya berharap agar pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menyediakan alat transportasi entah itu darat atau laut. “Kalau Pemerintah kasih perahu gratis untuk kami pergi sekolah, pasti saya dan teman teman juga sangat senang. Apalagi dibangun Jalan, lebih senang lagi kami. Kalau naik perahu hanya sampai di pinggir pantai dan harus berjalan lagi ke rumah. Kalau ada Jalan di Darat, kami bisa naik sepeda sampai di rumah ini,” ungkap siswa SMPN 1 Salabangka ini.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.