Kasus Doping di Binaraga, Jefry Berpeluang Raih Emas

- Periklanan -

Jefry J. Wuaten

PALU – Status medali perak yang dipersembahkan binaragawan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Jefry J Wuaten, berpeluang dinaikkan statusnya menjadi medali emas, setelah Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XV/2016, mengumumkan nama-nama atlet yang terindikasi menggunakan doping di ajang empat tahunan itu.

Wakil Sekretaris Pengurus PABBSI Sulawesi Tengah Wijaya Chandra, melalui pesan singkat kepada Radar Sulteng, Senin (9/1) mengakui kalau PB PON sudah merilis para atlet yang diduga menggunakan doping. Salah satunya adalah peraih medali emas cabang binaraga kelas 60 kg atas nama Mualipi dari Jawa Tengah.

‘’Memang benar. PB PON sudah mengumumkan daftar atlet yang diduga menggunakan doping. Saat ini PB PON juga sementara mengumpulkan data hasil tes doping. Kita tinggal tunggu hasil akhirnya,’’kata Wijaya Chandra.

- Periklanan -

Jika Mualipi terbukti menggunakan doping, maka medali emasnya akan dicabut dan akan diberikan kepada peraih medali perak, atas nama Jefry J Wuaten dari Provinsi Sulteng.

“Kita tunggu saja surat resmi dari penyelenggara PON XIX dan PB PABBSI. Jika itu benar ini, tentunya kebanggaan buat kontingen Sulteng karena berhak satu medali emas di PON,” katanya.

Sementara Jefry Wuaten, yang dikonfirmasi melalui pesan singkat juga mengaku sudah mendengar kabar tersebut. Dengan candaan Jefry Wuaten, menyambut baik jika gelar emas akan disandangkan untuknya.

Informasi beredar dari Panitia Besar (PB) PON sudah merilis 14 nama termasuk Mualipi, peraih medali emas cabang binaraga kelas 60 kilo itu. Rinciannya di cabang binaraga 8 atlet, menembak 2 atlet, berkuda 1 atlet, angkat berat 1 atlet, dan 2 atlet Peparnas berasal dari cabang olah raga tenis meja dan atletik. (egi)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.