Kasus Covid Meningkat, Bupati Poso Imbau Masyarakat Patuhi PPKM Mandiri Ketat

- Periklanan -

POSO-Bupati Poso, dr. Verna GM Inkiriwang, mengimbau seluruh warga masyarakatnya untuk mematuhi dengan sungguh-sungguh seluruh ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mandiri Ketat yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Mengingat jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Poso terus meningkat setiap harinya. Data terakhir yang dirilis Satgas Covid-19 Kabupaten Poso tercatat ada 196 kasus positif covid dengan 67 penderinta diantaranya meninggal dunia.

“Untuk keselamatan bersama, mari kita patuhi ketentuan PPKM Mandiri Ketat yang ada,” kata Verna, melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (12/7).

Menyusul naiknya kasus Covid-19 di Poso, Bupati yang juga ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Poso, Verna Inkiriwang, mengeluarkan surat edaran guna memperkuat PPKM yang sudah ada.

Dalam surat edarannya, bupati meminta masyarakat untuk sementara waktu meniadakan kegiatan atau acara yang mengumpulkan banyak orang seperti pesta, acara serimonial, hajatan, akad, dan pemberkatan nikah.

“Tolong ditiadakan dulu. Jika kita semua serius dalam dua minggu atau satu bulan kita menaati, menahan diri dan disiplin, pasti virus tidak akan menyebar semakin banyak,” kata mantan anggota DPR RI dua periode ini. “Sayangi diri dan keluarga kita dengan menaati PPKM. Semua demi kebaikan kita bersama,” sambung Verna.

- Periklanan -

Kepada wartawan, Bupati Verna juga mengungkap soal langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama Satgas Covid Kabupaten Poso
terkait pemberlakuan PPKM di seluruh wilayah kabupaten Poso melaui surat Edaran Bupati No: 41/Satgas covid-19/VII/2021 tanggal 7 Juli 2021.

Langkah yang sudah ditempuh diantaranya yakni melakukan operasi yustisi di beberapa tempat keramaian seperti di pasar, RTH dan alun-alun kota Poso, melakukan Surveilans ketat suspek ILI (Influenza Like Ilnes) penyakit yang menyerupai influenza untuk semua kasus yang datang ke Puskesmas langsung dirapid AG untuk penemuan kasus lebih dini, tracking kontak erat dan penyelidikan epidemiologi kurang dari 24 jam sampai dengan 72 jam setelah kasus terkonfirmasi, melakukan tes PCR pada hari ke 5 karantina mandiri kontak erat yang awalnya RDT negatif sehingga jika hasil PCR positif lanjut isolasi mandiri.

Jika hasil PCR-nya negatif dinyatakan selesai isolasi mandiri tanpa menunggu 14 hari, dan telah melayani vaksinasi dengan sasaran tenaga kesehatan, pelayanan publik, lansia dan masyarakat umum sebanyak 11.155 orang.

“Pemerintah kabupaten juga sudah menambah tempat tidur untuk perawatan Covid-19 di RSUD Poso,” jelas anak (alm) Piet Inkiriwang, Bupati Poso periode 2005-2010 dan 2010-215 ini.

Verna juga menyampaikan terkait rencana antisipasi ke depan untuk pencegahan penularan Covid-19 di daerahnya. Pemkab Poso dan Satgas Covid kabupaten, menurut dia, akan melakukan operasi yustisi, melakukan penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan (Prokes), melakukan vaksinasi lanjutan, dan membuka rawatan darurat Covid-19 di asrama BKPSDM Maliwuko.

“Pemerintah Kabupaten Poso akan terus bekerja mencegah dan mengendalikan penyebaran virus Covid-19 hingga kondisinya membaik dan pulih kembali,” tutup Bupati Verna.(bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.