Kasman Sebut Belum ada Laporan dari BPBD

Terkait Pencairan Dana Stimulan

- Periklanan -

DONGGALA – Beberapa hari lalu, pemerintah mulai mengucurkan dana stimulan tahap pertama untuk pembangunan rumah rusak berat. Dana itu menurut Pemerintah Provinsi telah disalurkan ke rekening masing-masing BPBD Kabupaten /Kota.

Namun hingga Rabu, (10/4) belum ada kejelasan dari BPBD Kabupaten Donggala terkait dana stimulan tersebut. Sejak Selasa (9/4) Radar Sulteng mencoba menghubungi Kepala BPBD Donggala, Akris untuk menanyakan apakah dana stimulan sudah masuk ke rekening BPBD Donggala atau belum. Namun belum ada penjelasan dari kepala BPBD.

- Periklanan -

Radar Sulteng kemudian melakukan konfirmasi ke Bupati Donggala, Drs Kasman Lassa SH. Kasman mengatakan, hingga saat ini dirinya juga belum mendapat laporan dari BPBD terkait pencairan dana stimulan. “Iya pak gubernur sampaikan bahwa tahap pertama akan dicairkan dan langsung disalurkan ke rekening BPBD. Tapi sampai saat ini saya belum dapat laporan dari BPBD soal dana itu. Mungkin belum masuk. Kalau sudah masuk pasti dilaporkan ke saya,” katanya.

Kasman menyebutkan, pada tahap pertama, Donggala mengusulkan dana sebesar Rp 83 miliar. Dana itu kata Kasman khusus untuk rumah yang rusak berat saja.

Namun dana sebesar itu kata Kasman, belum cukup untuk mengakomodir seluruh kerusakan rumah di kabupaten Donggala. Kasman menyebutkan, jumlah rumah rusak berat di Donggala sebanyak 7.099 unit, rusak sedang 6.215 dan rusak ringan 7.806 unit dan total keseluruhan sekitar 21 ribu. “Dana sebesar ini tentunya belum bisa menjangkau secara keseluruhan. Jadi dana itu baru bisa untuk mengakomodir sebagian rumah saja khususnya yang rusak berat,” tandasnya. (ujs)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.