Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kasihan, Bayi Perempuan Dibuang Disemak

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Bayi malang yang dibuang di semak-semak dalam perawatan medis di Puskesmas Bulili Petobo, Rabu (19/4) malam. (Foto: Wahono)

PALU –Seorang bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan seorang penggembala tenak sapi dibuang di semak-semak. Penemuan bayi itu, terjadi pukul 17.30 Wita, Rabu(19/4) tepatnya di Jalan Adam Malik Kelurahan Birobuli Utara Kecamatan Palu Selatan.

Informasi yang dihimpun Radar Sulteng, Rabu sore bayi malang itu ditemukan dibuang di semak-semak yang berada di pinggir jalan, dengan berat badan sekitar 2 Kg.

Saksi yang pertama menemukan bayi tersebut Suyanto (37) warga Jalan Bulili Kelurahan Petobo Kota Palu, yang sedang menggembala sapi melihat seorang perempuan yang tidak diketahui identitasnya, berada di dalam semak-semak dan sementara berdiri memperbaiki posisi celana yang dipakainya.

Saksi yang curiga dengan wanita itu kemudian menanyakan perempuan tersebut. “Sedang apa kamu,” kata Suyanto.

Perempuan itu kemudian menjawab bahwa dia sedang datang bulan. Dengan tergesa-gesa wanita itu pergi meninggalkan lokasi dengan mengendarai sedah motor matik jenis Yamaha Mio warna hitam merah.

Karena curiga dengan gerak-gerik wanita itu, Saksi kemudian masuk ke dalam semak-semak dan mendapati bercak darah dan gundukan tanah bersama daun kering. Saksi lalu membuka dan menggali gundukan tanah serta tumpukan daun kering tersebut, ternyata ada seorang bayi yang terkubur hidup-hidup.

Melihat hal tersebut Saksi kemudian mencari kardus untuk menempatkan bayi tersebut, kemudian bertemu dengan seorang wanita Wirna (28) warga Jalan Bulili II Palu. Kemudian keduanya mengangkat seorang bayi tersebut lalu membawanya ke Puskesmas Bulili Jalan Adam Malik Palu.

Kapolsek Palu Selatan Kompol Malzukri dinkonfirmasi membenarkan terkait penemuan bayi tersebut. Menurut Kapolsek sesuai keterangan saksi kepada anggota Polsek,  bahwa bayi malang itu sengaja dibuang oleh seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya.

Saat ini pihaknya sementara melakukan penyelidikan, siapa orangtua dan juga pelaku pembuang bayi tersebut.

“Bayi itu saat ini berada di Puskesmas Bulili dalam keadaan sehat dan dalam perawatan tenaga medis Puskesmas Bulili. Tidak menutup kemungkinan pelaku membuang bayinya karena hasil hubungan di luar nikah,” ungkapnya saat dihubungi via ponsel.

Sementara saksi lain Wirna, yang juga membantu membawa bayi malang itu ke puskesmas ingin sekali mengadopsinya, karena dia belum memiliki anak perempuan. “Saya baru memiliki satu anak laki-laki, jadi ini mungkin rezeki. Saya maunya bisa mengadopsi anak ini,” singkatnya di Puskesmas Bulili. (cr3)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.