Karyawan Telkom Diduga Terpapar dari Mahasiswa Magang

Cegah Penularan Meluas, Telkom Lakukan 3T

- Periklanan -

PALU – PT. Telkom Cabang Sulteng membenarkan sejumlah karyawanya telah dilakukan test swab dan hasilnya terkonfirmasi positif.
Upaya mencegah penularan meluas pihak PT. Telkom Sulteng melakukan proses 3T yakni, Testing, Tracing, dan Treatment di Kota Palu kepada karyawan Telkom Sulteng yang diduga telah berkontak langsung dengan salah seorang mahasiswa magang di Telkom yang hasil test swabnya positif.

General Manager Telkom Sulteng, Ichwan Muhammadiah, mengungkapkan dilakukan swab kepada karyawan Telkom setelah diketahui pada 22 September 2020 seorang pelajar yang magang di kantor Telkom Positif Covid-19.

Pada tanggal 23 september 2020 Satgas Covid Telkom langsung mengambil langkah preventive dengan melakukan Swab terhadap 42 karyawan Telkom group sulteng.

Dari hasil swab, dinyatakan ada 6 orang yang positif dengan status OTG dan saat ini sedang penanganan satgas covid Telkom, di bawah pengawasan satgas covid provinsi untuk isolasi mandiri.

Ke enam orang positif diisolasi mandiri dengan fasilitas yang diharapkan memenuhi standar pelayanan, sehingga dengan asupan gizi dan vitamin, makanan yang cukup diharapkan sembuh dalam 14 (empat belas hari) isolasi. Lokasi Isolasi mandiri sudah dikunjungi oleh pihak Dinas Kesehatan.

“Kami siapkan tempat bagi mereka isolasi, karena memang orang tanpa gejala, kondisinya baik, dinas juga telah melihat tempat tersebut,” ucapnya.

- Periklanan -

Ichwan sendiri tidak mengetahui keenam orang tersebut terpapar dari mana, sehingga saat ini masih dilakukan tracking dari mana terpapar virus.

“Saya juga bingung terpapar dari mana, yang terpapar ini dari kantor berbeda-beda,” tuturnya

Ichwan menambahkan, pada saat ditemukan konfirmasi positif, pelayanan walk-in plasa tutup dan karyawan melakukan WFH Work From Home dan pelayanan pelanggan menggunakan Virtual Plasa

“Untuk data yang terpapar, alamat dan lainnya kami tidak bisa beritahu karena sifatnya rahasia mengingat pemahaman orang tentang virus ini berbeda-beda,” tegasnya.

Dilakukan tracking kepada semua orang yang pernah berhubungan cukup dekat dengan pasien covid-19 dibawah 1,5 meter, bersentuhan, dan melakukan percakapan di bawah 15 menit. Termasuk kepada keluarga seperti anak, istri.

Adapun preventif yang dilakukan selama ini adalah mengacu pada protocol Covid-19 dengan menyediakan tempat cuci tangan, masker, vitamin, hand sanitizer secara berkala ke seluruh karyawan Telkom group dan menginstruksikan untuk tetap menjalankan protocol covid safe secara ketat dan konsisten, selain itu penyemprotan disinfektan dan pembersihan filter AC rutin laksanakan ke seluruh Gedung Telkom di Sulawesi tengah.

Management Witel Sulteng tetap akan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan setia dengan mengikuti protocol covid-19, operasional berjalan seperti biasa demi kepentingan pelanggan, dimana layanan telekomunikasi menjadi priority dan mandatory di masa pandemi ini sehingga Telkom tetap konsisten untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan. (umr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.