Kapolri Liburan di Pantai Tanjung Karang

- Periklanan -

Kapolri Jenderal Tito Karnavian tiba di bandara Mutiara Sis Aljufri Palu disambut Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Sabtu malam (22/7). (Foto: Wahono)

PALU – Kunjungan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian di Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak seperti pada kunjungan-kunjungan sebelumnya. Kunjungan kali ini tertutup untuk wartawan dengan pengawalan super ketat.

Pantauan Radar Sulteng, rombongan Kapolri menggunakan pesawat khusus usai melaksanakan kegiatan di Manado Sulawesi Utara. Tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, sekitar Pukul 21.00 wita.

Penjemputan Kapolri ruang Vip Bandara disambut Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi dan Gubernur Sulteng Drs H Longki Djanggola.

Pengawalan ketat sudah dilakukan aparat kepolisian di bandara dua hari sebelum kedatangan orang nomor satu di Polri itu. Ratusan personel disiagakan dengan senjata lengkap, serta menggunakan kendaraan taktis Barakuda.

Menggunakan mobil warna putih bernomor polisi bintang empat tersebut iringan rombongan Kapolri menuju ke rumah makan N Resto Jalan S Parman, dan Hotel Swiss Bell.

Beberapa jam sebelum kedatangan rombongan Kapolri sebagian Jalan Setia Budi dan Jalan S Parman ditutup untuk kendaraan umum. Penjagaan anggota Polri baik anggota Lantas maupun anggota Polri lainnya berdiri di beberapa sudut jalan.

- Periklanan -

Informasi yang dihimpun Radar Sulteng, Minggu kemarin, Kapolri liburan ke Pantai Tanjung Karang Kabupaten Donggala, sambil melakukan diving menelusuri keindahan bawah laut pantai Tanjung Karang.

Pada Minggu pagi, pantauan Radar Sulteng sekitar pukul 07.00 sepanjang jalan menuju jalur trans Palu Donggala, mulai dari sekitar Terminal Tipo sampai memasuki areal Tanjung Karang personel polisi tampak berjaga-jaga hampir di sepanjang jalan dari Kelurahan Silae sampai di kawasan wisata Donggala.

Di Prince John Dive Resort yang merupakan resort paling ujung di Pantai Tanjung Karang tertutup untuk masyarakat umum. Bahkan saat Radar Sulteng hendak mendekat dengan menyusuri pinggir pantai untuk melihat aktivitas di Prince John Dive Resort, sekitar 50 meter di kawasan tidak bisa lagi mendekat karena ketatnya penjagaan puluhan anggota Polri. “Pak mau kemana? Tidak boleh kesana ada kegiatan latihan bersama Polda dan Pol Airud,” kata seorang anggota Polri bersenjata laras panjang.

Informasi yang dihimpun di kawasan wisata Tanjung Karang, Kapolri yang juga mantan Kepala Densus  88 anti terror itu melakukan diving bersama sejumlah pejabat Polri di Prince John Dive Resort. Yang diketahui di Prince John Dive Resort memang sering menjadi pilihan para club diving untuk menggunakan fasilitas yang ada di Prince John Dive Resort. Bahkan sebelumnya salah satu wisatawan asal Austria hilang, diduga tenggelam saat diving di Pantai Tanjung Karang.

Amatan Radar Sulteng sepekan sebelum kedatangan Kapolri bersama rombongan, pantai Tanjung Karang khususnya kawasan Prince John Dive Resort, sudah terlihat persiapan termasuk simulasi. Sejumlah personel Pol Air, Basarnas dan sejumlah kelengkapan seperti jet ski, speed boat, kapal Pol Air dan perahu karet berjejer di sekitar pantai milik Prince John Dive Resort.

Sementara kehadiran jenderal polisi bintang empat itu di Kota Palu dan Donggala bukan merupakan kunjungan resmi. Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto dalam group WhatsApp (WA) Pressroom Polda Sulteng, membenarkan kunjungan Kapolri ke Sulteng bukan kunjungan resmi atau terjadwal. “Transit saja, rangkaian giat dari Manado,” ungkapnya.

Juru Bicara Kapolda Sulteng ini juga mengatakan, tidak ada agenda resmi baik  di internal khusus, maupun bersama pejabat atau bersama masyarakat Sulteng. (who/ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.