Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kapasitas Dermaga Pelabuhan Salakan Tidak Memadai Lagi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pemandangan seperti ini selalu terjadi di pelabuhan Salakan. Satu kapal dengan kapal yang lain sangat rapat, karena terbatasnya dermaga. Dikhawatirkan membahayakan penumpang. (Foto: Barnabas Loinang)

BANGKEP–Genap 19 tahun Kabupaten Bangkep mekar. Sejak itu pula, Salakan sebagai ibukota Kabupaten Bangkep merasa terpinggirkan. Hal itu terlihat dari kondisi dermaga pelabuhan Salakan. Dari tahun ke tahun, kondisi dermaga pelabuhan tetap seperti dahulu kala.

Apalagi saat ini, aktivitas pelabuhan Salakan semakin ramai seiring dengan meningkatnya perekonomian di Bangkep. Namun tidak diikuti dengan penataan pelabuhan yang mumpuni. Aktivitas di pelabuhan Salakan bercampur aduk, mulai dari bongkar muat barang dan jasa sampai menyangkut mobilisasi masyarakat. Pelabuhan Salakan, tidak hanya melayani jasa bongkar muat Salakan ke Luwuk, tetapi sampai mencakup Gorontalo dan Maluku.

Kondisi pelabuhan Salakan saat ini dinilai tidak layak lagi disebut sebagai pelabuhan. Pasalnya dengan panjang dermaga sekitar 40 meter saja hanya cukup melayani satu kapal. Sementara aktivitas pelabuhan saat ini semakin ramai. Seperti terlihat Senin (11/9), terlihat beberapa kapal berjejer melayani bongkar muat barang serta penumpang.

Sudah umum, kapal bersandar di kapal yang sedang berlabuh bila dermaga sudah digunakan kapal tersebut. Itu dikarenakan, kapasitas dermaga tidak mencukupi.

Anggota DPRD Bangkep Muliani Laadila, mengatakan, pemerintah provinsi Sulteng maupun DPRD provinsi Sulteng seharusnya membuka mata melihat kondisi pelabuhan di ibukota Salakan. “Dermaga itu tanggungjawab pemerintah provinsi. Sejak dahulu diajukan penambahan kapasitas, selalu anggarannya tidak ada,” kecam Muliani.(bar)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.