Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kapal Patroli Jenis RIB Perkuat Ditpolairud

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Inilah salah satu dari dua kapal motor cepat atau Rigid Inflatable Boat (RIB), yang diberikan Mabes Polri kepada Ditpolairud Polda Sulteng. (Foto: Agung Sumandjaya)

DONGGALA–Untuk mendukung tugas pengamanan perairan Sulawesi Tengah dari gangguan Kamtibmas, Mabes Polri kembali memberikan bantuan armada kapal polisi kepada Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud). Di tahun 2017 ini, ada dua kapal motor cepat atau Rigid Inflatable Boay (RIB) yang diberikan Mabes Polri.

Kedua kapal produksi dalam negeri ini, didatangkan secara bertahap ke Ditpolairud Polda Sulteng. Kapal pertama tiba di Mako Ditpolairud beberapa bulan lalu, sedangkan kapal kedua tiba pada lima hari yang lalu. Kapal cepat yang bisa bergerak dengan kecepatan 30 knot hingga 35 knot ini, mampu menampung 8 orang petugas di atas kapal. “Kapal ini memang dikhususkan untuk memburu. Jadi kalau ada kapal-kapal penangkap ikan ilegal, atau kapal-kapal yang berpotensi mengganggu keamanan di wilayah perairan, bisa dengan mudah kita kejar,” sebut Direktur Polairud Polda Sulteng, Kombes Pol Fauzi Bakti Mochji, ditemui Sabtu (19/8).

Tidak hanya itu, kapal ini selain dilengkapi GPS, juga dipsang radar untuk mendeteksi kapal-kapal yang ada di sekitarnya. Mesin dari kapal ini sendiri, mengandalkan motor penggerak dengan kekuatan 115 PK. Lanjut Fauzi, satu unit RIB ini, dibeli pemerintah senilai Rp1,3 miliar. “Kapal seperti ini memang sengaja diberikan Mabes untuk Ditpolairud yang memiliki perairan-perairan rawan,” sebutnya.

Kedepan, Ditpolairud Polda Sulteng, berharap usulan berupa pengadaan satu unit Kapal Polisi jenis C1, yang rata-rata panjangnya sekitar 28 meter dengan penumpangnya sekitar 20 personel. Kapal jenis itu, dinilai ampuh untuk menjaga perbatasan perairan di daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan negara asing. “Mudah-mudahan paling cepat tahun ini kapalnya sudah ada, atau di 2018 nanti bisa ada,” harap Fauzi.

Lebih jauh disampaikan Fauzi, saat ini Ditpolairud Polda Sulteng, total sudah memiliki 19 unit kapal patroli, dari berbagai jenis. Saat ini kapal yang terbilang besar dimiliki Ditpolairud Polda Sulteng, hanya kapal jenis C2, dengan panjang sekitar 10 hingga 15 meter saja. “Untuk meng-cover seluruh wilayah perairan Sulawesi Tengah, armada yang ada saat ini kami rasa belum cukup,” pungkas Dirpolairud.(agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.