Kantor DPM-PTSP Morowali Disegel

Diduga Tidak Bayar Hak Pegawainya

- Periklanan -

MOROWALI – Pada Rabu malam (1/1), kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Morowali disegel oleh pegawai dan honorernya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, penyegelan kantor DPM-PTSP Morowali ini terjadi disebabkan karena Kepala DPM-PTSP Siti Asma Ul Husna Syah diduga belum memberikan hak-hak para stafnya.

Bahkan saking kesalnya, selain menyegel kantor para staf yang belum menerima haknya itu membuat 2 spanduk yang bertuliskan ‘Kami tidak akan melaksanakan pelayanan, sebelum Kadis mengembalikan hak kami serta meminta Kadis PM-PTSP diganti’.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala DPM-PTSP Morowali mengelak. Dihubungi Via WhatsApp Kamis kemarin (2/1) sekitar pukul 09.51 Wita, wanita yang akrab disapa Mima ini menyatakan bahwa tidak benar kantornya disegel oleh para stafnya.

- Periklanan -

“Maaf, tdk ada penyegelan. Kami beraktifitas seperti biasanya. Maaf, kami tidak menemukan hal semacam ini (penyegelan,red),”ungkapnya.

Sementara itu, menanggapi hal ini Asisten III Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Siti Samria Sia mengakui bahwa benar telah terjadi aksi penyegelan kantor DPM-PTSP Morowali pada Rabu malam. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa sejumlah pejabat, staf dan honorer DPM-PTSP telah melakukan aksi mogok kerja.

“Tertkait hal ini, telah dilakukan mediasi antara pak Bupati dengan para ASN dan Honorer yang keberatan. Pak Bupati menyampaikan, agar semuanya kembali berkantor dan menunggu pengembalian hak-hak mereka sesuai apa yang dikeluhkan,” jelasnya.

Sementara dari pantauan media ini pada Kamis pagi, terlihat aktifitas di kantor  DPM-PTSP Morowali terlihat sepi. Hal ini diperkirakan akan terus terjadi, jika hak-hak seperti intensif para ASN dan Honorer belum diberikan oleh Kepala Dinasnya.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.