Kamil Badrun : KONI Sulteng Butuh Pemimpin yang Rela Berkorban

- Periklanan -

PALU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulteng memerlukan pemimpin yang rela berkorban, tidak hanya tenaga namun juga materi. KONI bukan lah tempat untuk mencari keuntungan, namun sebaliknya tempat untuk mengorbankan perhatian demi majunya olahraga di daerah ini.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulteng, H Kamil Badrun AR SE MSi. Dan sosok tersebut, kata Kamil, ada pada Danny Syamsu Wawolumaja, yang kini menjabat Sekretaris Pelti Sulawesi Tengah.

Dukungan yang diberikan H Kamil terhadap Danny untuk maju bertarung pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sulteng pada Juni 2021 mendatang, bukan tanpa sebab. Backgroud Danny, yang merupakan pengusaha dan pengurus Pelti Sulteng, yang konsen terhadap perkembangan olahraga, dinilai tepat memimpin KONI Sulteng. “KONI di tangan beliau, kami harapkan bisa benar-benar professional untuk meningkatkan prestasi atlet Sulteng. Profesinya sebagai pengusaha, kami berharap beliau benar-benar memberikan perhatian kepada KONI, bukan menjadikan KONI sebagai tempat pencarian,” terang Kamil.

Lebih jauh disampaikan Kamil, sebenarnya banyak atlet Sulawesi Tengah yang punya kemampuan dan dapat bersaing secara nasional bahkan dunia, namun mereka membutuhkan pembinaan yang lebih konprehensif, baik dari Pengprov Cabor, maupun dari KONI. “Nanti, KONI harus buat program masing-masing KONI daerah membina satu cabang olahraga sehingga lebih fokus untuk prestasi atlet,” sebut Pemimpin Umum Radar Group.

- Periklanan -

Kamil menyontohkan, misalnya KONI Donggala diberi tangguungjawab mengurus atlet dayung, Parigi Moutong diberi tugas membina atlet lari, Palu diberi tugas membina atlet bulutangkis, dan begitu seterusnya daerah-daerah yang lain.

Danny sendiri, menguncapkan terimakasihnya, atas dukungan yang diberikan Ketua Umum PBSI Sulteng. Dia pun mengaku, tidak akan menyia-nyiakan dukungan tersebut. Dengan dukungan tersebut, dirinya semakin optimis mendapat suara penuh pada Musorprov KONI mendatang. “Alhamdulillah, dukungan menambah energi baru bagi saya,” singkat Danny Wawolumaja.

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sulteng itu mengatakan, ia telah menyiapkan sejumlah program penting untuk KONI Sulteng. Antara lain, melakukan peningkatan kapasitas di internal KONI dan Pengprov Cabor, mendorong pemberian dana hibah yang lebih efektif dengan sistem evaluasi yang menyeluruh, peningkatan kualitas managemen organisasi, peningkatan kapasitas kepelatihan dan perwasitan. “Saya juga akan memberikan perhatian lebih kepada cabor unggulan,” ujar Danny Wawolumaja.

Yang lebih penting lagi, kata Danny Wawolumaja, ia akan melanjutkan program Sulawesi Tengah Maju, dengan mendorong kerjasama penerapan sport science, menggalang dana untuk kemajuan atlet yang berkesinambungan yang konstruktif. “Selain dari sumber anggaran daerah, konsep sponsorship, anak asuh dan kerjasama promosi menjadi perhatian saya. Semua itu untuk menuju pada industry olahraga yang lebih maju,” tandas Danny Wawolumaja. (*/agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.