Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kalah Postur, Wakil Sulteng Kalah Telak 0-7 di Liga TopSkor

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Striker tim Liga TopSkor Palu U-14, Adrian (kiri) terlalu mungil untuk berduel dengan pemain SIOP Apacinti Jakarta di GOR Ciracas Jakarta Timur, Senin (10/7) lalu. (Foto: ASSP Palu)

PALU- Tim Liga TopSkor Palu U-14 dipermalukan di seri nasional Liga TopSkor Championship 2017, ketika menghadapi SIOP Apacinti Jakarta di GOR Ciracas Jakarta Timur, Senin (10/7) lalu.

Tim Liga TopSkor Palu U-14 yang merupakan wakil dari Provinsi Sulawesi Tengah itu diberondong tujuh gol tanpa balas. Kalah postur tubuh menjadi alasan sehingga membuat anak-anak Palu tak bisa mengembangkan permainan di laga ini.

Meski demikian, Ryan Rifandi dkk sempat memberikan perlawanan di awal babak pertama. Namun itu tak berlangsung lama karena ASIOP yang merupakan tim berpengalaman tak memberikan sedikitpun ruang untuk mengembangkan permainan.

Pada laga itu, gawang wakil Sulteng yang dikawal Syawal sudah kebobolan tiga gol di babak pertama.

Asisten pelatih Tim Liga TopSkor Palu U-14, Alamsyah Kitapea, mengakui anak buahnya sulit keluar dari tekanan karena lawan mempunyai postur tubuh yang lebih basar. Ia menyebutkan bahwa pemainnya kehilangan kepercayaan diri.

“Saya kira letak kelemahan kita karena anak-anak kehilangan rasa percaya diri sebelum bertanding karena melihat postur tubuh lawan yang dominan lebih besar, tak ubahnya umur 17 tahun. Kita kalah segalanya,” terang Alamsyah usai laga.

Secara terbuka, Alamsyah mengaku pressing lawan yang membuat anak-anak Palu sulit berkembang. “Namun apapun alasannya kita harus menerima hasil pertandingan ini sebagai bahan evaluasi di laga selanjutnya,” ucap Alamsyah kepada Radar Sulteng via telephone kemarin.

LTS Palu yang diperkuat Muhammad Khaidir sebagai target man serta dibantu M Adrian dan Ahmad Abdi di kedua sayap, sejatinya memberikan ancaman lewat permainan bola-bola pendek dan through pass.

Sayangnya aksi Roly Gogali dan Agung Dwi Saputra yang diharapkan oleh Kepala Pelatih Usman Arya sebagai double attacking midfielder hanya sanggup berkreasi di lingkaran tengah dan selanjutnya tak bisa menerobos barisan pertahanan ASIOP.  Kekalahan tersebut Tim Liga TopSkor Palu U-14 berada di dasar klasemen sementara di bawah Makassar dan Malang yang berbagi angka 1-1 di partai kedua. (egi)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.