Kakanwil Kemenag : Guru Harus Kuasai Teknologi Informasi

Ribuan Peserta Padati Seminar Nasional Pendidikan

- Periklanan -

PALU–Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr H Rusman Langke MPd membuka Seminar Nasional Pendidikan yang mengangkat tema transformasi pembelajaran menyongsong era society 5.0, kemarin (6/2). Kegiatan yang menghadirkan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kemenag RI, Prof Dr H Suyitno MAg dan Rektor IAIN Palu, Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd ini sebagai pembicara digelar di Hotel Best Western dan diikuti ribuan guru, pengawas, dan Kepala Madrasah seSulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Rusman Langke menekankan pentingnya guru dalam penguasaan teknologi dan informasi di era kekinian. Di hadapan para peserta, Rusman Langke mengajak kepada seluruh guru untuk melek teknologi informasi. Sebagai pendidik sambungnya, guru harus berada di depan siswa. Jangan sampai sambung Rusman Langke, siswa yang diajar lebih faham teknologi informasi dibanding gurunya.  “Menjadi keharusan bagi guru untuk menguasai informasi dan teknologi,” tekannya.

Dijelaskan mantan Kepala Kanwil Kemenag Gorontalo ini, Seminar Pendidikan Nasional seperti ini sangat penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kualitas pendidik dan tenaga pendidikan di Sulteng.

“Pada kesempatan kali ini perlu saya memberi apresiasi pelaksanaan seminar nasional ini. Menghadirkan narasumber untuk memberi motivasi pada para guru dan tenaga kependidikan dalam rangka meningkatkan kualitas madrasah yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah ini,” kata Rusman Langke.

- Periklanan -

Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 1.008 peserta yang merupakan guru, pengawas dan Kepala Madrasah seSulteng. Upaya guru untuk meningkatkan kompetensi dengan mengikuti seminar pendidikan seperti ini lanjut Rusman Langke juga patut diapresiasi. Sebab kata Rusman perkembangan zaman yang begitu cepat menuntut ilmu selalu diupgrade. Begitu pun dengan guru sebagai yang mengajarkan ilmu kepada siswa harus senantiasa mengupdate ilmunya sehingga tidak ketinggalan.

“Di tangan Bapak dan Ibu sekalianlah yang akan melahirkan sebuah lembaga pendidikan yang berkualitas baik pada segi outputnya maupun dari segi outcomenya. Olehnya yang hadir di sini adalah para pengawas, Kepala Madrasah baik itu MI, MTs dan MA, dan juga tenaga pendidik dan kependidikan. Unsur inilah yang sangat berpengaruh terhadap arah pendidikan kita yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah,” paparnya.

Ketua Panitia, Drs Mawardin  yang juga Pengawas Kemenag Kota Palu menyebut, jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 1.008 orang merupakan peserta dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulteng.

“Seminar ini terlaksana berkat kerja sama antara Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Provinsi Sulteng dengan Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah,” pungkasnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.