Kadishub Bantah Beri Kebijakan Kontainer Masuk Kota

- Periklanan -

Setyo Susanto

PALU – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, Setyo Susanto membantah bahwa dirinya menyepakati diizinkannya kembali truk kontainer masuk dalam kota selama 7 hari, terhitung mulai Kamis pekan lalu. Permintaan buruh kontainer yang saat itu melakukan aksi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, belum diiyakan Pemkot Palu.

“Saat itu, saya tidak bisa ambil keputusan. Karena saya dan Pak Rifani (Asisten III) yang hadir berada di bawah kendala wali kota,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/10).

- Periklanan -

Saat itu, lanjut Setyo, hanya pihak DPRD Palu yang menyepakati hal tersebut bersama para buruh. Sedangkan perwakilan pemkot yang hadir, baik dirinya maupun Rifani, sama-sama masih menunggu arahan dari wali kota yang kini masih berada di Malaysia.

“Tidak ada kesepakatan tertulis yang ditandatangani saat itu. Hanya kesepakatan lisan begitu saja, antara dewan dan buruh. Bukan kesepakatan dengan kami,” tegas Setyo.

Kontainer saat ini, lanjut Setyo, tetap dilarang masuk dalam kota di siang hari, mulai pukul 06.00 hingga 23.00 Wita. Kecuali nanti malam hari baru bisa, mulai pukul 00.00 hingga 05.00 Wita. Namun, ada beberapa kontainer yang diizinkan masuk dalam kota. Tapi itu harus dengan pengawalan pihak kepolisian. “Yang bisa masuk kecuali ada izin dan dikawal kepolisian. Kalau yang tidak ada pengawalan, kami akan tahan,” tegasnya.

Pantauan media ini di lapangan, beberapa truk kontainer yang masuk ke dalam kota, juga tanpa pengawalan dari pihak kepolisian. Dishub sepertinya mesti tegas lagi dan rutin melakukan patroli. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.