alexametrics Kadis Sebut Prestasi SD Negeri Poboya Membanggakan – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kadis Sebut Prestasi SD Negeri Poboya Membanggakan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Sekolah Dasar (SD) Negeri Poboya kembali mengukir prestasi. Kali ini, Muhammad Fahri Ali, dibawa asuhan langsung sang Kepsek, Dadang Rahman Sidiq berhasil menjadi runner up dalam lomba baca puisi tingkat Provinsi Sulteng yang dilaksanakan Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Sulteng. Menjadi juara II pada lomba ini kata Dadang Rahman Sidiq, sudah menjadi kesyukuran bagi SD Negeri Poboya. Pasalnya lanjut Dadang, di tengah banyaknya keterbatasan, dan memanfaatkan fasilitas yang apa adanya, mereka tetap bisa membuktikan dapat mengukir prestasi.

“Saya bahkan tiga kali ke gunung di Poboya, rumah anak kami, Muhammad Fahri Ali untuk melatihnya secara langsung,” ujar Kepala SD Negeri Poboya, Dadang Rahman Sidiq.

Lomba yang diikuti SD seSulawesi Tengah ini dilaksanakan dengan dua babak. Babak pertama dihelat Selasa (25/8). Di babak pertama ini, hanya tiga peserta yang lolos dan maju ke babak final yang dilaksanakan, Kamis kemarin (27/8). Salah satunya adalah Muhammad Fahri Ali, siswa SD Negeri Poboya. Di babak awal, Fahri Ali membawakan dua puisi. Pertama ialah puisi wajib berjudul “Aku” karya Chairil Anwar. Puisi kedua yang dibawakannya ialah puisi buah karya Dadang Rahman Sidiq berjudul “Patriotisme yang Membara”. Di babak final, siswa kelas 6 itu membawakan puisi berjudul “Merdeka” buah Karya Rayhandi.

“Kegembiraan dalam strategi pembelajaran Covid ini yang saya pergunakan. Caranya memberikan semangat secara langsung kepada anak, dengan mendatangi rumahnya, memberikan motivasi dan latihan secara berkelanjutan selama 3 hari. Alhasil Alhamdulillah, anak kami mendapatkan juara II. Itu patut disyukuri,” jelasnya.

Prestasi ini merupakan prestasi yang keempat yang diukir SD Negeri Poboya. Di awal tahun, SD Negeri Poboya berhasil meraih 3 medali emas pada ajang bergengsi di bidang kepramukaan.

“Semua prestasi ini tidak lepas dari bakat peserta didik kami asal Poboya yang luar biasa. Mereka hanya perlu dipoles sedikit dan hasilnya sudah terbukti dengan banyaknya prestasi yang bisa diraih sekolah ini,” jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Palu, H Ansyar Sutiadi SSos MSi, turut mengapresiasi apa yang sudah diraih SD Negeri Poboya. Dalam catatannya, sudah ada beberapa prestasi gemilang yang diukir SD Negeri Poboya. Bahkan ditegaskan Ansyar Sutiadi, bahwa insan pendidikan di Kota Palu patut berbangga atas raihan prestasi dari SD Negeri Poboya.

“Alhamdulillah. Sekolah yang berada di pinggiran Kota Palu kembali meraih prestasi yang gemilang dan membanggakan bagi insan pendidikan Kota Palu. Hal ini karena komitmen Kepsek yang terus meningkatkan mutu di sekolah dengan mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki peserta didiknya,” demikian ucap Ansyar Sutiadi.

Prestasi demi prestasi yang terus diukir SD Negeri Poboya ini sambung Ansyar, juga menjadi bukti bahwa rotasi Kepsek yang pernah dilakukan berhasil mewujudkan pemerataan mutu pendidikan di Kota Palu. Secara khusus Ansyar memberi apresiasi kepada Dadang Rahman Sidiq yang dalam pantauannya terus membenahi SD Negeri Poboya dengan membina dan mendampingi siswa siswa di sana untuk berani bersaing dengan sekolah-sekolah lainnya.

“Harapan kami memang sekolah yang berada di pinggiran kota dapat berprestasi karena Kepsek yang masih berusia muda dan bertalenta. Hal tersebut juga sebagai bukti terwujudnya pemerataan mutu pendidikan di Kota Palu, yang mana sebelumnya hanya sekolah dalam kota yang memiliki prestasi. (saf/exp)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.