Kadis Koperasi Sigi Tegaskan Bantuan BPUM Berasal dari Pemerintah Pusat

- Periklanan -

SIGI-Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan UMKM Kabupaten Sigi, Kaharuddin, dalam rilisnya kepada Radar Sulteng menegaskan, bahwa bantuan yang akan diberikan/disalurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi yang akan diberikan kepada masyarakat Sigi adalah murni bantuan pusat. Bantuan itu dalam bentuk Bantuan Presiden untuk Usaha Mikro (BPUM).

Kepada media ini, Kaharuddin memaparkan lima materi klarifikasinya, untuk meluruskan pemberitaan dan isu-isu yang sengaja dikembangkan oleh pihak-pihak tertentu.

Adapun kelima materi klarifikasi itu adalah, pertama, Banpres untuk Usaha Mikro (BPUM) tahun 2020 adalah bantuan Presiden (Banpres) untuk UMKM dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19 di Indonesia.

Kedua, anggaran BPUM tahun 2020 adalah anggaran pemerintah pusat dan bukan anggaran pemerintah daerah. Ketiga, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sigi adalah lembaga pengusul resmi di Kabupaten Sigi yang ditetapkan oleh negara bersama pihak Perbankan, Koperasi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

- Periklanan -

“Tidak ada lembaga, organisasi dan partai politik (Parpol) manapun yang bisa mengajukan usulan selain pihak yang disebutkan di atas, “ tegas Kaharuddin.

Keempat, tidak ada istilah jatah dalam pengusulan berkas BPUM tahun 2020 ini. Semuanya murni usulan masyarakat/UMKM yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sigi untuk disampaikan/diusulkan ke Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Kelima, melihat banyaknya masyarakat Sigi yang telah mendapatkan pencairan BPUM tahun 2020 ini, kami tegaskan bahwa mereka yang terpilih mendapatkan BPUM adalah hasil verifikasi Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

“ Tidak ada istilah mendapatkan BPUM karena jatah seseorang, atau jatah dari organisasi atau lembaga maupun dari partai politik manapun. Semua dari Kementerian Koperasi dan UKM, yang diusulkan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sigi, “ pungkas Kaharuddin dalam penjelasannya, Kamis kemarin (22/10).

Kaharuddin berharap, klarifikasi yang dilakukannya ini menjadi perhatian kepada semua masyarakat Kabupaten Sigi dalam rangka meluruskan isi dan berita atau kabar hoax yang berkembang di tengah masyarakat Sigi yang dicintai ini.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.