Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Kades dan Bendahara Desa Palintuma Ditahan

Diduga Rugikan Negara Sebesar Rp 428 Juta

DONGGALA – Polres Donggala telah melimpahkan perkara dugaan korupsi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Donggala, Kamis (20/6) kemarin. Dugaan korupsi dana desa Palimtuma Kecamatan Pinrmbani tahun anggaran 2015 itu melibatkan Kades Palimtuma berinisial HL dan Bendahara Desa, A.

Kejari Donggala telah menahan kedua tersangka selama 20 hari kedepan. Saat ini keduanya dititipkan di Rutan klas II Maesa Kota Palu.

Kasi Pidsus Kejari Donggala, Palupi Wiryawan SH mengatakan, dalam dugaan kasus korupsi tersebut, ditemukan kerugikan negara sebesar Rp428 juta. Dalam proses penyidikan ini kata Palupi, tersangka telah melakukan pengembalian kerugian negara sebesar Rp16 juta. “Hari ini kami telah menerima pelimpahan perkara dugaan korupsi APBD desa Palintuma. Tersangkanya kita tahan selama 20 hari kedepan,” sebutnya.

Palupi menyebutkan, kerugian negara ratusan juta itu berasal dari sejumlah item kegiatan pembangunan di Desa Palintuma. Salah satunya kata Palupi pekerjaan pembangunan pemanfaatan infrastruktur lingkungan desa dengan nilai Rp140 juta. Pekerjaan itu tidak dilaksanakan sehingga menyebabkan kerugian negara paling besar diantara temuan kerugian lainnya. “Item pekerjaan ini banyak. Ada yang tidak sesuai spesifikasi bahkan ada yang tidak terlaksana,” sebut Palupi.

Lebih lanjut kata Palupi, keduanya disangkakan dengan pasal 2 ayat 1 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Palupi menegaskan, apabila tersangka mampu mengembalikan kerugian negara tersebut, maka akan menjadi pertimbangan jaksa penuntut umum untuk sebagai hal-hal yang bisa meringankan. “Sejauh ini tersangka ada melakukan pengembalian sebesar Rp16 juta,” tandasnya. (Ujs)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.