Kaca Mobil Dipecah, Uang Puluhan Juta Raib

- Periklanan -

Ilustrasi (@riaupos.co)

PALU – Aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan cara memecah kaca mobil, lagi-lagi terjadi. Aksi tak terpuji tersebut terjadi di Jalan Sapta Marga, Kecamatan Palu Selatan pada Sabtu (7/1). Pelaku berhasil membawa lari uang senilai Rp10 juta, serta barang berharga lainnya.

Kejadian tersebut bermula saat korban, Saiful (33) memarkir kendaraannya di Jalan Sapta Marga. Akan tetapi, saat pergi korban yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) merasa ada sesuatu yang terjadi di mobilnya. Dan dugaan tersebut memang benar. Saat pergi mendekati mobilnya, korban melihat jendela pintu belakang sebelah kanan mobilnya sudah terbuka. Melihat keadaan tersebut, korban langsung masuk ke dalam mobilnya dan hendak menaikkan jendela pintu mobilnya yang terbuka.

Namun, saat hendak menaikkan kaca mobilnya alat otomatis yang berfungsi menaikkan kaca mobil tidak berfungsi. Merasa ada yang rusak, korban turun dari mobilnya dan hendak menaikkan kaca mobilnya dengan cara manual. Akan tetapi, saat hendak menaikkan kaca mobilnya, korban melihat bahwa kaca mobil bagian belakang sebelah kanan pecah.

- Periklanan -

Melihat keadaan tersebut, korban langsung mengecek barang berharganya yang disimpan diatas tempat duduk bagian tengah mobilnya. Alhasil, saat dicek korban mendapati satu Unit Laptop merek Thosiba berukuran 12 inchi serta uang yang korban simpan di dalam dompet senilai Rp10 juta telah hilang.

Aksi pencurian yang dialami Saiful dengan menggunakan modus pecah kaca tersebut, saat sudah ditangani Sat reskrim Polres Palu. Menurut Kasatreskrim Polres Palu AKP Nasrudin, para pelaku pecah kaca di Kota Palu ini sudah ada yang dicurigai identitasnya. Namun untuk memastikan semua itu, kata Nasrudin tim lapangan yakni tim Buser masih sementara melakukan lidik.

“Yang diduga pelaku pencurian dengan modus pecah kaca, sudah ada yang kami curigai. Bahkan, kalau memang dia betul pelakunya dia adalah residivis yang sudah berulang kali keluar masuk penjara,” ungkap Nasrudin Minggu (8/1).

Nasrudin mewanti-wanti para pelaku kejahatan di Kota Palu yang telah meresahkan masyarakat Kota Palu, agar segera berhenti melakukan aksinya dan menyerahkan diri ke pihak Kepolisian. Agar kata Nasrudin, pihaknya tidak lagi melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan yang dianggap telah meremehkan polisi.

“Kami tidak segan-segan melakukan tindakan tegas seperti menembak pelaku. Sebab, kami punya tugas untuk melindungi masyarakat Kota Palu dari aksi kejahatan,” tegas Nasrudin.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.