Juru Parkir Buat Pernyataan Tak tarik Tarif Lebihi Ketentuan

- Periklanan -

Kanit Resmob Dit Reskrim Polda Sulteng, AKP Romy SH, memberi arahan kepada 11 juru parkir yang biasanya mangkal di sepanjang Pantai Talise, Kamis (8/6) malam. (Foto: Wahono)

PALU- Menindaklanjuti perintah Dir Reskrimum Polda Sulteng, Tim Khusus Anti Badit (Tekab) Tinombala melakukan razia terhadap juru parkir nakal yang berada di sepanjang Pantai Talise, Kota Palu, Kamis malam (8/6). Razia mulai pukul 21.30 Wita hingga selesai.

Dalam operasi yang dipimpin oleh Kanit Resmob Dit Reskrim Polda Sulteng, AKP Romy SH, malam itu berhasil diamankan 11 juru parkir. Mereka langsung dimintai keterangan dan dilakukan pembinaan.

Romy mengatakan, pelaksanaan penertiban parkir liar di sepanjang Pantai Talise, berdasarkan laporan masyarakat. Sebab, sudah banyak keluhan dari masyarakat yang merasa tak nyaman dengan ulah oknum parkir yang dinilai kurang profesional.

- Periklanan -

“Dari 11 juru parkir yang terjaring, hanya 4 orang yang memiliki kartu resmi dari Dinas Perhubungan. Sedangkan 4 orang lagi kartunya sudah lewat masa berlaku. Dan sisanya 3 orang sama sekali tidak mengantongi kartu resmi,”ungkap Romy.

Adapun identitas yang 4 orang memiliki kartu dari Dinas Perhubungan yaitu Iskandar sebagai koordinator parkir area depan Kantor Dirlantas Polda Sulteng. Kemudian Firman selaku koordinator parkir area Anjungan Nusantara, Muh Hasan koordinator parkir area depan Anjungan TVRI, serta Udin koordinator parkir area sekitar Jembatan Palu IV dan Jembatan Merah.

Ke-11 orang tersebut lanjut Romy, selesai didata lanjut diberi arahan tetang aturan sebagaimana layaknya juru parkir. Mereka juga diminta komitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan di sekitar Pantai Talise. ”Semoga keberadaan mereka tidak lagi dikeluhkan,” harap Kanit Resmob.

Tidak itu saja. Para juru parkir tersebut diminta membuat dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi melakukan tindakan sewenang-wenang. Seperti mematok tarif parkir kepada pengendara yang tak sesuai aturan Pemerintah Kota Palu. Karena untuk tarif parkir motor hanya Rp2.000, sementara mobil Rp3.000 dalam sekali parkir. Jangan lebih dari itu yang diminta. “Sekali lagi saya tekankan, tolong ditaati kesepakatan ini,”warning Kanit Resmob Polda Sulteng AKP Romy kepada para juru parkir yang terjaring razia malam itu.(cr3)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.