Jumlah Titik Parkir di Palu Bertambah

- Periklanan -

PALU-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu di awal Januari tahun ini, direncanakan akan memperoleh penambahan titik-titik potensi parkir.

Seorang Jukir dengan berseragam rompi warna hijau-biru sedang mengarahkan kendaraan yang akan parkir di rumah makan yang berada di bilangan Jalan Setia Budi. (Foto: Mugni Supardi)

Kepala Dishub Kota Palu Setyo Susanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan Gamal, mengakui bahwa jumlah titik-titik parkir pada 2017 hanya 689. Untuk 2018 bertambah menjadi 704 titik potensi parkir.

“Sekitar 15 titik potensi parkir yang bertambah,” ungkapnya kepada Radar Sulteng saat ditemui di ruanganya beberapa hari yang lalu.

Dari 15 titik yang masuk dan terdata secara resmi di Dishub Kota Palu, hal ini dapat menambah kembali pendapatan pemasukan bagi Dishub Kota Palu.

“Beberapa lokasi titik yang baru itu di antaranya titik potensi parkir di Toko Sport Cantik dan Toko Kade Sport di Jalan Wahidin, Bank Mandiri Syariah yang ada di Jalan Sis Aljufri, serta beberapa titik lokasi parkir yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” bebernya.

- Periklanan -

Dengan adanya ketambahan 15 titik potensi parkir ini, Dishub Kota Palu telah mengantisipasi kemungkinan kekurangan ketersediaan perlengkapan atribut Jukir. Yakni dengan cara menambah jumlah stok atribut pada tahun ini.

“Jadinya, kami sudah menyediakan stok atribut berupa rompi sebanyak 850 rompi dan lainnya, hal itu memungkinkan untuk menjaga-jaga penambahan tadi,” sebutnya.

Sementara untuk pembagian atribut berupa rompi dan lainnya, hingga Jumat kemarin (26/1), sudah mencapai hingga 90 persen dari pembagian atribut di hari pertama pembagian.

“Sudah sekitar 650 rompi yang sudah dibagi kepada para Jukir yang terdata,” tuturnya.

Dengan adanya pembagian rompi yang sudah diberikan kepada semua Jukir yang terdata, harapannya agar senantiasa mempergunakan rompi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan secara bersama, antara pihak Dishub dan Jukir itu sendiri.

“Karena Dishub dan Jukir telah mengikat kontrak untuk saling kerja sama, jadi itu rompi dan perlengkapan lainnya tidak boleh di salah gunakan,” tutupnya.(cr7)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.