Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Jumlah Perjalanan Dinas Anggota DPRD Palu Meningkat

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi aksi teaterikal oleh seniman di Kantor DPRD Palu beberapa waktu lalu. (Foto: bmzIMAGES)

PALU – Anggota DPRD Palu belakangan ini lebih sibuk melakukan kunjungan kerja ke luar daerah. Bahkan semakin mendekati lebaran ini para wakil rakyat semakin sering melakukan  perjalanan dinas.

Data dari DPRD yang paling sering melakukan perjalanan dinas adalah wakil rakyat dari Bapperda.

Dalam waktu satu bulan ini, Bapperda bahkan telah beberapa kali melakukan perjalanan dinas. Mulai dari kunker ke Dewan Nasional KEK di Jakarta pada 29 Mei 2017 silam.

Sekembalinya dari konsultasi ke Dewan KEK Nasional, Bapperda kemudian menggelar rapat dan memutuskan menyerahkan semua pembahasan Raperda Penyertaan Modal ke Panitia Khusus (Pansus).

Namun  pada 6 Juni Bapperda kembali berangkat Padahal Bapperda  telah merekomendasikan pembahasan Ranperda penyertaan modal kepada panitia khusus (Pansus). Alasan Bapperda kali ini konsultasi ke Kementerian Hukum dan HAM terkait nilai aprasial untuk penyertaan modal.

Sebelumnya pada  Mei silam, Bapperda juga sudah pernah berkonsultasi Ke Kementerian Dalam Negeri  soal perda penyertaan modal tersebut.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Palu tak mau kalah. Rombongan anggota Banggar dikabarkan berangkat ke Jakarta pada 10 Juni 2017 pekan lalu. Namun Anggota Banggar memilih tutup mulut soal kunjungan mereka. “Aduh saya tidak ikut rombongan Banggar saya ada di Palu lagi membeli kebutuhan rumah tangga di Pasar Inpres,” kata Anggota Banggar H Alimuddin Ali Bau via WA.

Anehnya  pasca konsultasi Banggar, dalam perubahan kedua jadwal kegiatan anggota dewan tercantum jadwal pembahasan Raperda Kedudukan dan Keuangan Anggota DPRD Palu. Padahal Raperda yang akan mengatur kenaikan gaji wakil rakyat itu ini tidak pernah dibahas dalam Program Pembentukan Perda.

Selasa pekan lalu didapat lagi Anggota DPRD Palu kembali melakukan kunker  ke Balipapan. Kali ini yang melakukan kunker adalah Bapperda. Namun Ketua Bapperda Muhammad Rum mengaku tidak tahu apa tujuan anggotanya ke Balikpapan. “Tanya sama Pak Ridwan Alimuda, karena saya tidak ikut,” kata Rum kemarin (19/6).

Selasa hari ini Pansus bakal melakukan kunker ke Jakarta. Mereka akan kembali pada Jumat (23/6) mendatang. Pansus akan mempertanyakan soal apakah penyertaan modal cukup dibuat melalui surat atau harus ada nilai aprasialnya.

Sekwan Hj Rosida Thalib yang dihubungi menyatakan kunker anggota dewan harus dilakukan ketika dalam pembahasan  yang perlu dikonsultasikan.

“Jika ada yang belum jelas memang harus dikonsultasikan,” ujar Rosida lagi. Biasa ketika Bapperda melakukan konsultasi ujar Sekwan ada anggota komisi yang ikut. “Tujuannya anggota Komisi ikut melakukan konsultasi agar ada penguatan saat rapat paripurna,”katanya.

Soal besaran  biaya perjalanan dinas anggota dewan itu kata Sekwan sudah diatur sesuai peraturan Kepala Daerah.(zai)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.