Jumlah DPO Terorisme Poso Bertambah Tiga Orang

- Periklanan -

POSO – Kepolisian Resor (Polres) Poso merilis daftar pencarian orang (DPO) terbaru kasus tindak pidana terorisme Poso. Dari rilis yang diungkap, diketahui bahwa jumlah DPO teroris Poso telah bertambah 3 (tiga) orang, dari sebelumnya 7 (tujuh) orang menjadi 10 (sepuluh) orang.

Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto menyebut, tiga orang yang masuk dalam DPO teroris baru yaitu Alhaji Kaliki, Rajif Gandi Sabban alias Rajef, dan Aditya alias Idad. Ketiga DPO baru ini merupakan warga Poso dan NTB.

“Jumlah DPO terorisme Poso sekarang sepuluh orang dari sebelumnya tujuh orang. Jadi ada penambahan tiga orang,” jelas Kapolres.

- Periklanan -

Semua DPO teroris tersebut diduga kuat masih bersembunyi di wilayah hutan Poso Pesisir Bersaudara. Polisi hingga kini masih terus berupaya untuk menangkapnya. “Kita masih terus memburunya. Perburuan masih menjadi prioritas,” tukas perwira dengan dua melati dipundak ini.

Perburuan terhadap para DPO teroris ini masih dilakukan melalui operasi Tinombala. Diketahui, gelar operasi yang sukses membekuk DPO teroris nomor satu Santoso alias Abu Wardah ini telah diperpanjang hingga akhir Desember 2018. Operasi Tinombala kali ini menggunakan sandi berbeda, yakni Aman Tinombala. Sebelumnya sandi operasi Tinombala adalah Tinombala.

“Untuk operasi dengan sandi Aman Tinombala ini hanya dilakukan oleh Polri, dari kekuatan Polda Sulteng dan Polres Poso,” kata Kapolres.

Jumlah pasukan yang dikerahkan pada operasi kali ini sebanyak 300 orang.
Diakui Kapolres, terorisme masih menjadi ancaman yang tetap diwaspadai polisi. Termasuk saat menjelang perayaan natal dan tahun baru.(bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.