Jumlah Angkatan Kerja di Sulteng Naik

- Periklanan -

Pameran kesempatan kerja Sulawesi Tengah diadakan di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah di Jalan Kartini Palu, Jumat (28/4). (foto: Mugni Supardi)

PALU- Keadaan ketenagakerjaan di Sulteng pada setahun terakhir (Februari 2016-Februari 2017) menunjukkan adanya perkembangan ke arah positif. Hal ini tergambar dari naiknya jumlah angkatan kerja maupun jumlah penduduk bekerja dan penurunan tingkat pengangguran.

“Hal ini juga menunjukkan bahwa lapangan pekerjaan yang ada telah menyerap banyak penduduk usia kerja masuk dalam bekerja. Ini ditunjukkan dengan adanya penurunan jumlah angka penganguran,” jelas Kabid Statistik Sosial BPS Sulteng, Sarmiati, di kantornya, Jumat (5/5).

Ia menyebutkan, jumlah angkatan kerja pada Februari 2017 bertambah sebanyak 47.594 orang dibanding keadaan Agustus 2016. Dan bertambah sebanyak 62.342 orang jika dibandingkan keadaan Februari 2016. Penduduk yang bekerja pada Februari 2017 bertambah sebanyak 50.979 orang dibanding keadaan Agustus 2016. Dan bertambah sebanyak 67.722 orang jika dibanding keadaan setahun yang lalu (Februari 2016).

“Sementara jumlah penganggur pada Februari 2017 mengalami penurunan sebanyak 3.385 orang jika dibanding keadaan Agustus 2016. Dan berkurang sebanyak 5.380 orang jika dibanding keadaan Februari 2016,” sebutnya.  Dalam setahun terakhir, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami kenaikan sebesar 1,67 persen.

Lebih jauh Sarmiati menjelaskan, struktur lapangan pekerjaan pada Februari 2017 tidak mengalami perubahan jika dibandingkan dengan keadaan pada Februari 2016. Tiga besar penyumbang penyerapan tenaga kerja secara berurutan didominasi oleh sektor Pertanian, Perdagangan, Rumah makan dan Jasa Akomodasi dan Jasa kemasyarakatan.

- Periklanan -

Dan pada keadaan Februari 2017, hanya bertukar tempat antara penyumbang tenaga kerja ke dua dan ke tiga, sehingga menjadi Pertanian, Jasa Kemasyarakatan, dan Perdagangan, Rumah makan dan Jasa akomodasi. Jika dibandingkan dengan keadaan Februari 2016, jumlah penduduk yang bekerja mengalami kenaikan pada 4 (empat) sektor. Yakni, Pertanian sebanyak 79.364 orang atau 12,59 persen, Pertambangan dan Penggalian sebanyak 5.536 orang atau 19,31 persen,  Industri sebesar 16.476 orang atau 21,47 persen, dan sektor Jasa Kemasyarakatan, Sosial dan perorangan sebanyak 17.882 orang atau 6,63 persen.

Sedangkan yang mengalami penurunan adalah Sektor listrik, Gas dan Air Minum 23,72 persen, Konstruksi sekitar 0,77 persen, Perdagangan, rumah makan dan Jasa Akomodasi sebanyak 10,26 persen, sektor Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi sebanyak 4.688 orang atau 9,24 persen, dan sektor Lembaga Keuangan, Real Estate, Usaha Persewaan dan Jasa Perusahaan sebesar 53,04 persen.

Bila dilihat dari tingkat pendidikan, penyerapan tenaga kerja hingga Februari 2017 masih didominasi oleh penduduk berpendidikan rendah, SD ke bawah sekitar 45,76 persen. Dan penduduk yang berpendidikan SMP di peringkat ke dua sebesar 18,23 persen. Selanjutnya, penduduk berpendidikan AMA di urutan ke tiga, 17,94 persen. dan Sekolan Menengah Kejuruan 7,44 persen.

Penduduk bekerja berpendidikan tinggi, 2,32 persen berpendidikan Diploma dan 8,31 persen berpendidikan Universitas. “Perbaikan kualitas penduduk yang bekerja ditunjukkan oleh kecenderungan menurunnya penduduk bekerja berpendidikan rendah (SMP ke bawah) dan diiringi meningkatnya penduduk bekerja berpendidikan tinggi, Diploma dan Universitas,” jelasnya.

Dalam setahun terakhir, penduduk bekerja berpendidikan rendah naik secara jumlah, namun menurun secara persentase yaitu dari 932.673 orang (64,63 persen) pada Februari 2016 menjadi 966.664 orang (63,98 persen) pada Februari 201 7. Sementara penduduk bekerja berpendidikan tinggi mengalami peningkatan.

Hal ini menunjukkan bahwa pekerja dengan tingkat pendidikan tinggi mulai mendapatkan lapangan pekerjaan. Penduduk bekerja berpendidikan tinggi di Sulawesi Tengah, naik dari 152.347 orang (10,56 persen) pada Februari 2016 menjadi 160.664 orang (10,63 persen) pada Februari 2017. (ars)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.