Jembatan Gantung Kalkukbula-Tinggede Disiapkan Jadi Lokasi Wisata Bantaran Sungai

- Periklanan -

Inilah jembatan gantung Kalukubula-Tinggede, yang rencananya akan fungsional akhir 2017. Difungsikannya jembatan ini akan menjadi kado akhir tahun bagi masyarakat Sigi. (Foto: Istimewa)

SIGI- Meski pembangunan jembatan gantung Kalukubula-Tinggede belum selesai dibangun, namun Pemerintah Kabupaten Sigi sudah menyiapkan langkah berikutnya untuk menata lokasi di sekitar jembatan. Rencananya, di lokasi itu akan didirikan sejumlah fasilitas pendukung wisata bantaran sungai.

Bupati Sigi Mohamad Irwan SSos MSi menaruh optimistis terhadap rencana penyiapan lokasi itu menjadi objek wisata. Kata bupati, pemandangan di sekitar jembatan gantung sangat menarik di sore hari. Selain teduh dan strategis, juga mudah dijangkau oleh akses kendaraan para pengunjung. “Ada dua nilai jualannya di situ nanti. Yakni keberadaan bantaran sungai dan jembatan gantung,”kata bupati kepada koran ini di Sigi, Selasa (4/4).

Jembatan gantung Kalukubula-Tiggede yang ditarget beroperasi akhir 2017, diakui bupati sedikit mirip dengan jembatan ikon Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Meski tidak semegah jembatan Palembang, tapi Pemkab Sigi menjanjikan supaya jembatan gantung juga dibikin semenarik mungkin setelah difungsikan. Sekarang ini, konsep dan desain penataannya sudah disiapkan. “Yang jelas, di situ akan menjadi pusat kunjungan baru yang menjadi magnet bagi masyarakat,”ujar bupati yang akrab disapa Iwan Lapatta tersebut.

Posisi jembatan gantung cukup dekat dari Kota Palu. Begitu pun dengan desa-desa di sekitarnya, juga mudah dijangkau. Saat objek wisata bantaran sungai di lokasi itu sudah ramai dikunjungi, maka kran ekonomi baru terbuka dengan sendirinya. Peluang inilah yang dimanfaatkan Pemkab Sigi untuk memberdayakan masyarakatnya secara ekonomi. “Setelah jembatan gantung sudah fungsional akhir tahun, kita upayakan di awal 2018 sudah dilaunching lokasi wisata bantaran sungai di situ,”tutur bupati.

- Periklanan -

Apa yang diutarakan bupati, dibenarkan oleh Kadis PU dan Perumahan Sigi H Iskandar Nongtji ST,MM. Secara teknis, pekerjaan fisik jembatan gantung saat ini sudah 70 persen. Akhir tahun ini diupayakan selesai pekerjaannya kata Iskandar.

“Untuk sekarang kontraknya sudah berakhir dengan nilai Rp2,7 miliar. Rencananya, akan ditender lagi untuk pekerjaan lanjutan hingga finishing. Tapi anggarannya nanti diplot di APBD-Perubahan 2017. Sekitar Rp700-800 juta,”jelas kadis PU.

Pekerjaan lanjutan meliputi lantai jembatan, oprit jembatan, serta timbunan oprit. Kemudian kawat harmonika dan beberapa fasilitas pendukung lainnya. Semua itu akan dikerja, setelah anggarannya ditender dan ada perusahaan pemenang. “Jembatan gantung Kalukubula-Tinggede akan jadi kado akhir tahun bagi masyarakat Desa Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru dan Desa Tinggede Kecamatan Marawola,”tambah sang kadis.

Terkait penyiapan di sekitar jembatan gantung menjadi wisata bantaran sungai, Iskandar mengakui akan ditata dari arah jembatan Kasubi sampai ke jembatan gantung. Lalu dibangun tempat pusat jajanan tradisional. Tak lupa disediakan gazebo bagi para pengunjung, supaya mereka nyaman dan berlama-lama untuk menikmati suasana sore hingga malam.

Selain itu, juga dibangun lokasi karapan sapi di situ. Juga ada lapangan sepak takraw, lapangan tenis, dan lapangan voli. Apalagi sekarang ini, jalan lingkar dari arah Malaya (Kota Palu) melintasi jembatan gantung hingga ke jembatan Kasubi sudah ada. Akses ini menjadi akses tambahan bagi pengunjung menuju jembatan gantung nantinya.

“Sebelumnya jalan lingkar ini dibangun pakai APBN. Ketika jalan utama di poros Palu-Kulawi macet, pengunjung bisa melintas di akses jalan lingkar. Saya juga optimistis wisata bantaran sungai akan menjadi pilihan kunjungan warga,”tutup Iskandar. (cam)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.