Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Jelang Pilwalkot, Tokoh Pemuda Mulai Bangun Komunikasi

PALU – Jelang Pemilihan Wali Kota Palu 2020 mendatang, sejumlah nama mulai mencuat ke permukaan. Tokoh-tokoh yang maju ini pun, tampak tengah bergerilya mencari pasangan satu sama lain. Komunikasi politik mulai terbangun.

Salah satunya, dilakukan Tokoh Pemuda Kota Palu, Syauqi Husen Maskati, yang melakukan silahturahmi politiknya bersama Politisi Hanura, Hadiyanto Rasyid, di salah satu Cafe di bilangan Jalan Sutoyo, Kota Palu, Senin (19/8) kemarin. Hadiyanto sendiri, telah menyatakan diri untuk maju kembali bertarung pada Pemilukada 2020 mendatang.

Pertemuan dihadiri pula politisi Demokrat Abdurahim Nasar Al Amri, yang juga Calon Anggota DPRD Kota Palu terpilih DARI Partia Demokrat serta Fairus Husen Maskati, Calon Anggota DPRD Sulteng terpilih dari Partai PPP, yang juga adik kandung dari Syauqi. Banyak persoalan Kota Palu, yang dibahas bersama kedua bakal calon Wali Kota ini.

Mulai dari penanganan korban bencana dan bagaimana menggerakan kembali perekonomian di daerah ini. Kedua tokoh muda ini sepakat, bahwa pembangunan Kota Palu kedepan harus dipercepat. “Akselarasi pembangunan kedepan, pascabencana ini memang harus dipercepat, ini tugas pemimpin 5 tahun kedepan,” sebut Hadiyanto yang diamini Syauqi.

Baik Hadiyanto maupun Syauqi, memiliki komitmen yang sama, membawa perubahan yang cepat bagi daerah ini, agar benar-benar bangkit, tidak hanya semboyan semata. Salah satunya, dengan menggerakan perekonomian masyarakat yang sempat terpuruk akibat bencana. “Pemimpin haruslah menjadi solusi bagi warganya,” tegas Hadiyanto.

Senada dengan itu, Syauqi yang karib disapa Oki pun, mengakui, bahwa daerah ini tidak bisa dipimpin hanya dengan mengedepankan kekuasaan dan perintah semata. Namun dibutuhkan pemimpin yang menggunakan hati dan cintanya, membawa daerah ini ke arah yang lebih baik. “Artinya apa?, pemimpin haruslah memiliki niat tulus untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani ketika sudah jadi pemimpin,” sebut Oki.

Disinggung terkait pertemuannya dengan Hadiyanto apakah ada kaitannya dengan Pilkada mendatang, Oki mengaku, hal ini masih sebatas membangun silahturahmi sesama bakal calon terlebih dahulu. Namun demikian, dia dan Hadiyanto sepakat, bahwa Kota Palu ini kedepan harus menjadi tempat yang nyaman bagi warganya. “Silahkan mengartikan, apakah diartikan sebagai penjajakan atau mencari pasangan, sah-sah saja, yang jelas kami berdua bertemu untuk silahturahmi sekaligus mencari solusi bersama untuk daerah ini bisa lebih maju lagi,” kunci Syauqi. (agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.