Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina Tambah Stok BBM dan Elipiji

- Periklanan -

Ilustrasi (@Mugni Supardi)

PALU – Isu yang paling sering mengemuka jelang natal dan tahun baru, salah satunya mengenai ketersediaan stok kebutuhan masyarakat. Di antaranya ialah bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji. Pasalnya jelang akhir tahun, permintaan kedua produk Pertamina tersebut dipastikan akan meningkat drastis.

Menanggapi hal itu, PT Pertamina melalui masing-masing Sales Eksekutif (SE) menjamin ketersediaan produk pertamina. Dalam pertemuan yang dihadiri, SE Retail V Sulteng, Fandy Ivan Nugroho, SE Elpiji V Sulteng, Bastian Wibowo, Ketua Hiswana Migas DPC VII Sulteng, Denny Chandra, dan Kabid SPBU Hiswana Migas, Gandhi Irawan, di salah satu rumah makan di Kota Palu, kemarin (21/11), baik itu Fandy maupun Bastian, keduanya memastikan ketersediaan stok hingga pasca tahun baru.

“Apa yang sudah dipersiapkan pertamina khususnya hari-hari besar, pasti sudah diperhitungkan,” kata SE Elpiji V Sulteng, Bastian Wibowo, kemarin (21/11).

Makanya kata pria berkacamata itu, masyarakat tidak perlu resah lagi, berkaitan dengan ketersediaan stok elpiji hingga tahun baru. Dia juga mengungkapkan, untuk bulan Desember mendatang yang menjadi puncak natal dan tahun baru, pihaknya menyediakan 1.297.520 tabung elpiji 3 kg, dan 41.686 tabung non subsidi. Demikian itu, dilakukan kata dia, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sulteng yang dipastikan akan melonjak saat moment-moment hari raya dan tahun baru.

“Kita akan koordinasi dengan pemerintah daerah dan juga dengan kepolisian atau stakeholder terkait untuk kelancaran distribusi elpiji. Biasanyakan ada titik longsor dan penutupan jalan.  Kita koordinasi tujuannya supaya distribusi tetap bisa sampai ke masyarakat sesuai dengan perencanaan,” kata Bastian.

- Periklanan -

Hal yang sama juga disampaikan SE Retail V Sulteng, Fandy Ivan Nugroho. Dia mengatakan, ketersediaan BBM dipastikan mencukupi hingga tahun baru, bahkan pasca tahun baru.

“Untuk menghadapi natal dan tahun baru, kita sudah siapkan ketersediaan stok BBM di seluruh SPBU di wilayah Sulawesi Tengah,” kata pria yang akrab disapa Fandy itu.

Fandy menambahkan, upaya yang juga dilakukan Pertamina untuk menjaga ketersediaan stok jelang akhir tahun, kapal tanker yang memuat BBM yang sebelumnya tiba 7 hari sekali, akan dipercepat kedatangannya menjadi setiap 5 hari. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penambahan stok sekitar 10 hingga 20 persen jelang akhir tahun ini.

“Kebutuhan premium, dalam sebulan, mencapai 10 ribu KL. Pertalite 11 ribu KL, jelang natal dan tahun baru ini akan ada ketambahan stok 10 hingga 12 persen,” tandasnya.

Mewakili Hiswana Migas, Ketua Hiswana Migas DPC VII Sulteng, Denny Chandra, menegaskan, akan mendukung program-program yang dilakukan pihak Pertamina.

“Kami dari Hiswana Migas, akan selalu mendukung program Pertamina,” pungkasnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.