Jasa Raharja Sulteng Dukung Pengamanan Lebaran 2021, Siagakan Petugas

- Periklanan -



PALU – Indonesia yang masih dilanda Pandemi Covid-19 tentunya masih membawa dampak, namun bagi Jasa Raharja tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam menyerahkan santunan kepada yang berhak. “Pelayanan terbaik, cepat, tepat dan mudah selalu kami utamakan dalam memberikan perlindungan dasar bagi para korban, hal ini dibuktikan periode hingga April 2021, rata rata penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 17 jam”, ujar Suryadi, selaku Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah melalui keterangan tertulisnya.
Jasa Raharja menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442H/2021, dimana tahun ini Pemerintah menetapkan kebijakan untuk membatasi kegiatan bepergian ke luar daerah dalam masa pandemi Covid-19 melakukan beberapa program kegiatan pemantauan kecelakaan periode Lebaran 1442H/2021 yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah untuk berperan serta dalam upaya bersama mencegah penyebaran Covid-19. “Kami menginstruksikan ke seluruh jajaran petugas Jasa Raharja di wilayah Sulawesi Tengah untuk siap dan selalu siaga, apabila terjadi kecelakaan lalu lintas yang terjamin Jasa Raharja dan menimbulkan korban meninggal maupun luka-luka dapat segera memperoleh haknya dengan cepat dan tepat”, ujar Suryadi.
“Disamping tugas utama kami yaitu memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang angkutan umum, kami juga memberikan perhatian sepenuhnya terhadap upaya sosialisasi dan himbauan untuk meminimalisir terjadi laka lantas dan mengurangi mobilitas masyarakat, yaitu dalam bentuk pemasangan spanduk himbauan keselamatan di titik strategis pada seluruh Kabupaten/Kota di Sulawesi Tengah” kata Suryadi menambahkan.
Jasa Raharja bersama mitra terkait, seperti Kepolisian, Dinas Perhubungan, TNI dan lainnya selalu berkoordinasi guna memastikan pelaksanaan Pengamanan Lebaran Tahun 2021 berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebijakan Pemerintah. Jasa Raharja juga memberikan dukungan aksi simpatik berupa kegiatan pembagian bingkisan makanan dan minuman ringan yang akan dibagikan kepada Petugas yang berjaga di Posko Terpadu, juga membagikan APD (Alat Pelindung Diri), seperti masker, hand sanitizer botol, vitamin kepada masyarakat sehingga dapat mematuhi Prokes.
Suryadi mengatakan, sampai dengan April 2021, penyerahan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan sebesar Rp 7,8 Miliar. Penyerahan santunan ini mengalami penurunan sebesar 24,49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh turunnya tingkat kecelakaan lalu lintas karena berkurangnya serta adanya pembatasan mobilitas masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk patuhi Protokol Kesehatan dan untuk sementara waktu menunda bepergian dengan tujuan menekan risiko tingkat penularan virus Covid-19, hal ini tentunya sebagai salah satu wujud cinta kita kepada keluarga di kampung halaman agar tetap sehat,” demikian tutup Suryadi. (*/Lib)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.