Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan di Ulubongka

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

AMPANA –  Masih ingat kasus kecelakaan lalulintas yang terjadi Jumat, 27 Agustus 2021
di Simpang Empat Jl. Tadulako, Jl. Pramuka dan Jl. Trans Sulawesi di Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-una. Korbannya sempat dilarikan ke Puskesmas Marowo. Akibat benturan dan  luka berat akhirnya korban meninggal dunia. Korban diketahui bernama Moh Fahrul (19) warga setempat.
Diperoleh informasi kasus kecelakaan lalulintas terjadi saat korban mengendarai sepeda motor. Pada saat melintas di perempatan jalan Trans Sulawesi bertabrakan dengan pengendara yang lain. Diduga akibat benturan keras tersebut mengakibatkan korban Moh. Fahril meninggal dunia setelah dilarikan ke Puskesmas Marowo, Kabupaten Tojo Una-una.

Menindaklanjuti hal tersebut, dan setelah menerima laporan terjadinya kecelakaan lalu lintas dari Unit Laka Lantas Polres Tojo Una-Una,dan Petugas Jasa Raharja Tojo Una-una, Alberto Peole bersama langsung bergerak cepat dan proaktif mendata ahli waris korban yang beralamat di Desa Boneveto, Ulubongka, Tojo Una-Una.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Suryadi, menyampaikan atas nama manajemen PT Jasa Raharja turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang ditinggalkan. 

“Santunan Jasa Raharja korban meninggal dunia akan diproses dengan mekanisme transfer ke rekening ahli waris korban. Adapun nominal santunan yakni sebesar 50 juta rupiah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 tahun 2017. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, cepat dan tepat kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” kata Suryadi.

PT Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat senantiasa mengedepankan transformasi digital pelayanan, melalui sistem yang terintegrasi dengan Korlantas Polri, BPJS Kesehatan, Ditjen Dukcapil dan Perbankan sehingga memudahkan agar hak masyarakat atas santunan Jasa Raharja dapat diterima dengan cepat dan tepat.

“Kami berharap bahwa santunan meninggal dunia yang diberikan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” demikian tutup Suryadi.(*/lib)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.