PERISTIWASIGI

Jasa Raharja Santuni Ahli Waris Korban Kecelakaan di Sigi

Petugas Jasa Raharja Sigi, Moh Afandi Lawido, saat mendata ahli waris korban, pada Sabtu (26/02).
Melihat


PALU –  Kasus kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang terjadi di Jalan Poros Palu-Palolo Desa Bora Kecamatan Sigi kota, Kabupaten Sigi, Jum’at 25 Februari 2022 sekitar pukul 20.00 Wita korbannya meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut melibatkan Mobil Suzuki dengan Sepeda Motor Honda yang dikendarai Nus, warga Desa Rahmat Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Korban Nus sempat dilarikan ke Rumah Sakit namun akhirnya meninggal dunia.

Menindaklanjuti hal tersebut, Petugas Jasa Raharja Sigi, Moh Afandi Lawido, langsung bergerak cepat untuk mendata ahli waris korban, pada Sabtu (26/02).

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulawesi Tengah (Sulteng) Hendra Yudistira, SE., MM. QWP, menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah kecelakaan yang menimpa.

“Sebagai wujud negara hadir memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan, petugas Jasa Raharja juga membantu melengkapi dokumen ahli waris dan santunan korban meninggal dunia diserahkan langsung pada hari Selasa, 01 Maret 2022 dengan mekanisme transfer ke rekening ahli waris korban.
Adapun besaran santunan meninggal dunia kepada ahli waris yaitu sebesar Rp.50 juta,” ucap Hendra, di Palu, Selasa (01/03).

Hendra menyampaikan, besarnya santunan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 tahun 2017. Masih kata Hendra, walau di masa pandemi, Jasa Raharja tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam memberikan hak santunan serta pelayanan yang terbaik, cepat dan tepat kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Dia menambahkan, dalam memberikan pelayanan, PT. Jasa Raharja senantiasa mengedepankan transformasi digital pelayanan, melalui sistem yang terintegrasi dengan Korlantas Polri, BPJS, Ditjen Dukcapil dan Perbankan sehingga memudahkan agar hak masyarakat atas santunan Jasa Raharja dapat diterima dengan cepat dan tepat.

“Kami berharap dana santunan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, walaupun tidak akan bisa mengganti duka yang dirasakan keluarga korban,” tandas Hendra. (*/lib)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.