Jaringan Telekomunikasi Putus, Telkom Ogah Komentar

- Periklanan -

Ilustrasi (jpnn.com)

PALU – Pada Senin (9/10) malam, sekitar pukul 20.30 wita layanan Internet, termasuk layanan Telekomunikasi Seluler khusus jaringan Telkomsel, tidak bisa digunakan sama sekali. Kondisi ini, terjadi bukan hanya di Kota Palu, tapi juga di Kabupaten Sigi, Kabupaten Parimo, dan Kabupaten Poso.

Namun sayang, pihak Telkom maupun Telkomsel enggan berkomentar tentang hal itu. Saat media ini, kemarin (10/10) berusaha ke Telkom Palu, sekitar pukul 11.00 wita, petugas di bagian pelayanan kantor Telkom di jalan Juanda Palu, menyatakan pihak Humas DAN GM Telkom Cabang Palu masih istirahat. ”Sebaiknya bapak datang kembali jam dua siang,” saran petugas di bagian pelayanan yang enggan disebutkan namanya.

- Periklanan -

Namun saat koran ini datang lagi jam dua siang, petugas di bagian pelayanan masih menyatakan hal yang sama, dan mencoba menghubungi sekretariat Telkom. Namun ternyata pihak sekretariat Telkom pun enggan berkomentar terkait putusnya jaringan tersebut.

Begitu juga pihak Telkomsel yang dihubungi terpisah, enggan berkomentar banyak. Malah melemparkan tanggungjwab kepada pihak Telkom. “Sebenarnya, pihak Telkom yang paling tepat memberi keterangan,” ujar Manager Network Service Area (NSA) Telkomsel Branch Palu, I Wayan Sudana saat dikonfirmasi, kemarin (10/10).

Namun demikian I Wayan Sudana tetap mengakui, bahwa Senin (9/10) malam, mulai sekitar pukul 20.00 wita, jaringan indihome Telkom jalur Palu Sigi dan Parimo putus. Ini disebabkan putusnya kabel fiber optik jalur Donggala-Palu. Di dalam kabel fiber optik backbone Telkom yang putus itu, juga ada juga jaringan Telkomsel. Lokasi kabel fiber optik yang putus itu di sekitar Kelurahan Tipo. Kabel fiber optik yang putus itu kalau dari arah Palu menuju Donggala di sebelah kiri jalan. “Akibat putusnya kabel fiber optik itu, sebenarnya bukan hanya layanan Telkomsel yang terganggu selama beberapa jam, layanan operator lain juga terganggu,” ujar I Wayan Sudana, kemarin (10/10) siang.

Dia mengatakan, putusnya kabel fiber optik tersebut, akibat adanya pekerjaan galian menggunakan alat berat di wilayah Kelurahan Tipo. I Wayan Sudana mengaku tidak tahu persis proyek yang tengah dikerjakan, pekerjaan galian drainase, pelebaran jalan, galian pipa air atau yang lain. “Sekarang, jaringan sudah bagus. Tadi malam kita kerja perbaikan itu, kita pulang itu sekitar jam dua (dini hari),” jelasnya. Sudana mengaku, akibat putusnya jaringan tersebut pihaknya menerima banyak komplain dari pelanggan.(who/ars)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.