Jangan Mudah Percaya, Waspadai Calo KTP..!

- Periklanan -

Ilustrasi e-KTP. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Jangan percaya dan jangan memberikan uang kepada siapa saja yang mengaku pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palu. Pesan ini disampaikan Kepala Disdukcapil Kota Palu Burhan Toampo. Dimana saat ini blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) terpenuhi sekitar 4.000 keping.

Sementara, di Kantor Disdukcapil Kota Palu sejak pagi hingga sore kemarin (26), pelayanan e-KTP berjalan lancar. Pemohon yang ingin melakukan cetak e-KTP terlihat memenuhi loket pelayanan. Tidak hanya daftar tunggu yang ingin melakukan cetak e-KTP, beberapa pemohon lainnya adalah pemula atau warga yang berusia 17 tahun.

Kepala Disdukcapil Kota Palu, Burhan Toampo menerangkan bahwa pelayanan e-KTP lancar pasca pemenuhan blangko. Pemohon terlihat sangat antusias mengurus data kependudukannya. “Alhamdulillah pemohon semua dapat dilayani dengan baik hari ini,” sebutnya.

Berkaitan dengan cetak e-KTP ini, Burhan kembali mengingatkan kepada pemohon agar tidak percaya kepada siapa saja yang mengaku pegawai Disdukcapil, yang menawarkan diri untuk memudahkan kepengurusan. Oknum-oknum seperti itu, terang Burhan, adalah calo dan sudah pasti akan memintai sejumlah uang kepada pemohon dengan janji akan membantu menguruskan administrasi kependudukan.

- Periklanan -

“Saya ingatkan agar masyarakat  menghindari calo dan tidak percaya kepada siapa saja, sebab kepengurusan sekarang sama sekali tidak dipersulit. Asal persyaratan lengkap, maka semua akan berjalan lancar,” terangnya.

Ditegaskannya kembali, bahwa 4.000 lebih keping yang tersedia hingga pertengahan Oktober mendatang diutamakan bagi 8.000 lebih daftar tunggu yang hingga sekarang tak kunjung cetak. Selain itu juga, yang diutamakan adalah pemula atau warga yang usianya sudah mencapai 17 tahun.

“Ke depan Insyaallah semua akan terlayani, namun bertahap mengingat jumlah daftar tunggu yang sangat tinggi. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi kendala soal penyediaan blangko e-KTP,” harap Burhan.

Katanya, dalam sehari Disdukcapil bisa melakukan cetak e-KTP hingga ratusan keping blangko. Hal ini mengingat pentingnya e-KTP sebagai data kependudukan dan diperlukan dalam pengurusan apapun. “Pemohon yang tak kunjung mengurus e-KTP kami harap agar segera mengurus mengingat pengurusan administrasi kependudukan ini gratis,” jelasnya.

Dia menyebutkan, untuk warga yang ingin mengganti e-KTP karena perubahan data diri atau alamat, untuk sementara diberikan surat keterangan perekaman. Hal ini diberlakukan sama dengan warga yang ingin mengganti e-KTP karena rusak atau hilang. “Kita berharap semua akan berjalan lancar dan semua masyarakat sudah mengantongi e-KTP,” pungkasnya. (jcc)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.