Jangan Angkat Isu SARA dalam Pilkada

Pesan Ketua FKUB saat Terima Kunjungan Kapolda

- Periklanan -

PALU – Kapolda Sulteng, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Diakui Kapolda menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) seperti ini, sejumlah persoalan sering muncul yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban.

Olehnya itu lanjut Kapolda, dibutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan Pilkada yang aman, damai dan kondusif. Hal itu diutarakan Kapolda saat kunjungannya di rumah Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulteng, Prof Dr H Zainal Abidin MAg, di Jalan Pue Bongo, Senin malam.

Pertemuan itu juga dihadiri pengurus inti FKUB Sulteng seperti Sekretaris FKUB Sulteng, Dr H Muhtadin Dg Mustafa MHI, Agustinus Motoh SH, Dr Beny Yusman, dan Frengky Waleleng STh, serta Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kota Palu, Dr Abdul Mun’im A Godal.

“Pilkada Sulteng saat ini prosesnya berjalan baik, dibandingkan dengan daerah lainnya ada yang diperpanjang waktu pendaftaran dan beberapa tahapan, Harapan kita semua Pilkada bisa aman, damai, dan sehat,” kata Kapolda Sulteng, Rakhman Baso.

- Periklanan -

Ketua FKUB Sulteng, Prof Zainal dalam kesempatan itu menjelaskan, pemilihan merupakan bagian dari ajaran agama. Memilih pemimpin dikatakan Prof Zainal, adalah bagian yang sangat dianjurkan dalam agama. “Dalam pernyataan FKUB-MUI, seluruh masyarakat yang punya hak pilih harus berbondong-bondong pergi ke TPS dengan alasan kalau anda tidak memilih, maka orang yang tidak baik yang akan memilih,” terangnya.

Ketua MUI Palu itu juga mengingatkan, agar masyarakat tidak saling menjatuhkan antarkandidat pilihannya. Dengan begitu kata Prof Zainal, Pilkada yang aman, damai, dan sehat, dapat terwujud di Sulawesi Tengah. Prof Zainal juga menekankan agar baik kandidat maupun pendukung dari kandidat agar tidak mengutak-atik masalah suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) di tengah masyarakat.

“Saya selalu sampaikan Anda silahkan menjunjung tinggi calon anda, memuji calon anda setinggi-tingginya, silahkan. Tetapi tidak perlu harus menjelekkan di luar calon anda. Itulah orang yang memiliki sikap arif dan bijaksana di dalam berpolitik. Tidak perlu benar dengan cara menyalahkan orang. Tidak perlu baik dengan cara menjelekkan orang. Dan tidak perlu menjadi tinggi dengan merendahkan orang lain. Itu yang harus kita pegang,” tutupnya.

Dalam pertemuan yang dihadiri pejabat teras Polda Sulteng, serta Kapolres Palu itu juga dibahas isu-isu strategis seperti penanganan terorisme, pencegahan Covid, serta pada kesempatan itu, Kapolda Sulteng juga menyatakan komitmennya kepada Ketua FKUB Sulteng untuk memberantas Narkoba. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.