Jamin Keamanan Natal dan Tahun Baru, 3.878 Personel Dikerahkan

- Periklanan -

Ilustrasi (@bmzIMAGES)

PALU – Untuk menjamin keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, menerjunkan tidak kurang 3.878 personel dalam operasi pengamanan dengan sandi Lilin Tinombala 2017. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi lintas sektor terkait Operasi Lilin Tinombala 2017.

Wakapolda Sulteng Kombes Pol Mohamad Aris Purnomo, Kamis (14/12) menyampaikan, sesuai perintah Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, bahwa perayaan Hari Raya Natal tahun ini harus berjalan aman tanpa ada gangguan apapun. Begitu pula menyambut Tahun Baru 2018.

“Mengoptimalkan pelaksanaan pengamanan terhadap perayaan hari natal tahun 2017 dan tahun baru 2018, dibutuhkan adanya sinergitas dan koordinasi yang efektif antara kepolisian dengan berbagai stake holder lainnya secara lintas sektoral, baik jajaran  TNI-Polri,  serta instansi terkait lainnya, maupun seluruh komponen masyarakat,” ungkap Wakapolda, dalam sambutannya.

- Periklanan -

Sinergitas ini nantinya, kata dia, diarahkan untuk mendukung terwujudnya, situasi yang aman nyaman dan tenteram bagi setiap warga dalam melaksanakan perayaan natal 2017 maupun menyambut datangnya tahun baru 2018.

Rapat koordinasi lintas sektoral, tentunya merupakan salah satu kegiatan yang penting dan strategis untuk mewujudkan komitmen, kepedulian dan kesungguhan untuk berpartisipasi aktif dalam meningkatkan sinergi yang mantap, guna mendukung setiap langkah pengamanan Natal 2017 dan tahun baru 2018. “Pelaksanaan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral juga untuk mengetahui sejauh mana kesiapan dan menjadi wahana untuk saling bertukar informasi sekaligus mendiskusikan perkembangan situasi terkini dari berbagai aspek, untuk kemudian dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam menentukan upaya pengamanan secara lebih optimal,” kata Arif.

Setiap embrio kerawanan sosial, harus dilakukan upaya antisipatif sejak dini, sehingga dapat meminimalisir setiap potensi gangguan Kamtibmas yang merugikan masyarakat dalam pelaksanaan perayaan natal 2017 dan tahun baru 2018. “Waspada potensi ancaman terorisme melalui pelaksanaan kegiatan dengan inventarisasi dan sterilisasi rumah ibadah, memaksimalkan upaya pencegahan terhadap aksi kekerasan dan Konflik  komunal, karena latar belakang penolakan kelompok tertentu terhadap adanya praktik ibadah keagamaan yaitu perayaan natal,” tambah Arif.

Dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2017 Polda Sulteng menurunkan personel sebanyak 3.878  personel yang terdiri dari Polda 280 personel, Polres Palu 650 personel, personel tambahan untuk pengamanan gereja disiapkan dari Polres gabungan sebanyak 630  personel. Kemudian, kompi kerangka back up Palu pada pengamanan gereja sebanyak 79  personel, peleton Polwan 30  personel. Juga kompi siaga 160  personel, TNI 379 personel, serta instansi terkait seperti ORARI, RAPI, Linmas, Senkom, Dishub, Satpol PP, Damkar, Jasa Raharja, Dinkes dan PMI sebanyak 1.670 orang. “Rencana Operasi Lilin tersebut akan dilaksanakan selama 10 (sepuluh) hari mulai tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan tanggal 2 Januari 2018,” tandasnya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.