Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Jalur Keluar-Masuk ke Pusat Kota Palu Dialihkan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Pihak kepolisian mulai menyosialisasikan rekayasa arus lalu lintas terkait penutupan Jembatan Talise di Jalan Sam Ratulangi. Penutupan dilakukan dikarenakan adanya proyek pengerjaan jembatan tersebut.

Dalam pengumuman yang mulai disebarluaskan sejak pekan kemarin itu, disebutkan bahwa penutupan sebagian Jalan Sam Ratulangi khusunya yang berbatasan dengan Jalan Yos Sudarso ini, bakal mulai diterapkan Selasa (18/8) kemarin. Namun dari pantauan kemarin, belum terlihat dilakukannya penutupan.

Aktifitas dimulainya pengerjaan jembatan sendiri juga belum terlihat. Sepintas, Jembatan Talise yang berada dekat Masjid Ar Rahim, Kelurahan Talise ini, tidak menunjukkan adanya kerusakan. Namun oleh pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulteng, jembatan tersebut bakal dibongkar dan akan dibangun kembali.

Kepada Radar Sulteng, Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sulteng, Kompol H Abu Bakar Djafar, mengungkapkan, bahwa kemarin penutupan memang belum dilakukan. Rencananya hari ini, pihak Ditlantas bersama instansi terkait bakal melakukan simulasi rekayasa lalu lintas terlebih dahulu. “Besok pagi (hari ini) kita simulasi dulu. Mulai pukul 06.30 wita,” kata Abu Bakar.

Dalam rekayasa lalu lintas terkait penutupan Jembatan Talise ini, akan dibagi dua golongan kendaraan. Yakni kendaraan besar dan kendaraan kecil. Khusus kendaran kecil seperti mobil minibus dan sepeda motor, dari arah Pantoloan hendak masuk ke Kota Palu, akan dibelokan ke Jalan Tombolotutu bawah, kemudian berbelok ke Jalan Suprapto, Jalan S Parman dan baru bisa berbelok ke Jalan Sam Ratulangi depan Kantor Gubernur.

Sedangkan kendaraan kecil dari arah Palu Barat menuju ke arah Palu Utara, bakal dialihkan dari Jalan Sam Ratulangi berbelok ke Jalan S Parman, kemudian ke Jalan Suprapto. Sementara untuk kendaraan besar, yakni truk kontainer dan bus, dari arah Pantoloan bakal diarahkan mengambil jalur di Jalan Soekarno Hatta, kemudian Sisingamangaraja, Jalan Moh Yamin, lalu berbelok ke Jalan Basuki Rahmat.

Sebaliknya, bila kendaraan besar dari arah Palu Barat menuju Palu Utara, bakal diarahkan melintasi Jalan Gajahmada, Jalan Hasanuddin dan berbelok ke Jalan Moh Hatta serta Jalan Juanda dan kembali mengambil jalur di Jalan Sisingamangaraja terus ke Jalan Soekarno Hatta. “Rekayasa jalan ini sendiri bakal berlangsung hingga 31 Desember, sesuai kontrak kerja proyek pembangunan Jembatan Talise,” tandas Kasubdit Kamsel. (agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.