Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Jalur Kebun Kopi Longsor Lagi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

DONGGALA–Intensitas hujan yang hampir terjadi setiap hari, membuat jalan poros Kebun Kopi tepatnya di Desa Nupabomba Kabupaten Donggala kembali diterjang longsor. Titik longsor tersebut terjadi di kilometer 50, yang tak jauh dari perbatasan antara Kabupaten Donggala dengan Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (8/7).

DONGGALA–Intensitas hujan yang hampir terjadi setiap hari, membuat jalan poros Kebun Kopi tepatnya di Desa Nupabomba Kabupaten Donggala kembali diterjang longsor. Titik longsor tersebut terjadi di kilometer 50, yang tak jauh dari perbatasan antara Kabupaten Donggala dengan Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (8/7).

Akibatnya, sebagian besar jalan tertutup. Arus lalu lintas sempat padat karena pengendara khususnya roda empat harus bergantian melintas di titik longsor tersebut. Menurut saksi mata, Dahlam, longsor besar itu terjadi tepat pada pukul 15.30 wita.

Bahkan longsor yang terjadi secara tiba-tiba itu hampir mengenai salah seorang pengendara sepeda motor berwarna biru. “Pengendara itu dari arah Kota Palu menuju Kabupaten Parigi Moutong, dan longsor itu terjadi hanya berselang beberapa detik ketika dia lewat,” terangnya.

Menurut Dahlam, longsor serupa memang pernah terjadi beberapa tahun lalu. Kondisinya lebih parah dibandingkan dengan yang sekarang. Pasalnya pada waktu itu satu rumah terkena reruntuhan longsor. “Bukan hanya menutupi semua badan jalan, tapi sampai mengenai rumah salah seorang keluarga saya,” kenangnya.

Dia berharap, pemerintah terkait bisa turun tangan untuk melakukan pembersihan material longsor agar tidak menimbulkan kemacetan. Pasalnya kata Dahlam, warga setempat juga tak bisa berbuat banyak untuk membersihkan material longsor tersebut.

“Kalau sudah seperti ini paling kita bersihkan kayu atau pohon-pohon kecil yang melintang di jalan. Selebihnya ya harus pakai alat berat untuk membersihkan material itu,” tambah Dahlam.(ujs)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.