Jalan Kaki 20 Km Untuk Adukan Kekerasan ke Polres Bangkep

- Periklanan -

Ilustrasi kekerasan pada anak. (source: google media)

BANGKEP – Kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak terjadi lagi di kabupaten Banggai Kepulauan. Pelakunya masih remaja berusia 19 tahun dan cukup umur untuk diproses hukum.

Korwil Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak Indonesia Sulteng, Yusuf Faisal Isima, mengungkapkan korbannya masih berusia 10 tahun. Kejadiannya sendiri di salah satu desa, di Kecamatan Peling Tengah.

- Periklanan -

Menurut Yusuf kasus tersebut baru diketahui setelah korban melapor ke Polres Bangkep tiga kali. Kali ini TRC PAI Sulteng akan mendampingi kasus tersebut sampai tuntas.

Diketahui korban yang didampingi orang tuanya pernah melapor ke Polres dari desanya dengan jalan kaki dengan jarak tempuh 20 kilometer. “Korban tidak punya ongkos transport ke Polres,” ucap Yusuf.

Dari kasus kekerasan maupun pelecehan tersebut, Yusuf meminta pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap perlindungan anak di bawah umur. Perlindungan dari kekerasan seksual, fisik maupun mental.

“Saya minta pemerintah sudah punya strategi program mengatasi persoalan ini,” jelasnya. (bar)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.