Jalan Desa Lingkar Tambang di Bungku Pesisir Memprihatinkan

- Periklanan -

MOROWALI – Dari hari ke hari, infrastruktur Jalan penghubung antara Desa Buleleng menuju Desa Laroenai Kecamatan Bungku Pesisir kondisinya kian memperihatinkan. Apalagi saat ini Kabupaten Morowali selalu diguyur hujan deras, pasti akan membuat kondisi Jalan Desa itu semakin rusak.

Padahal, lokasi Jalan penghubung antar Desa tersebut terdapat banyak aktivitas pertambangan Nikel. Namun, sepertinya mereka hanya mementingkan keuntungan semata tanpa memperhatikan dampak yang ditimbulkan dari aktivitas yang mereka lakukan selama ini.

Yang lebih parahnya lagi, rata-rata perusahaan yang beroperasi di Jalan penghubung antar Desa tersebut juga dilalui kendaraan milik perusahaan. Tapi, hingga kini beberapa perusahaan itu sama sekali tidak peduli dengan kerusakan Jalan Desa itu.

- Periklanan -

Kondisi tersebut lantas membuat warga yang setiap harinya melintas di Jalan yang menjadi satu-satunya akses Jalan darat yang bisa dilalui kendaraan masyarakat baik dari Laroenai menuju Buleleng maupun sebaliknya ini, kecewa dengan Pemerintah Kabupaten (Morowali).

Salah satu masyarakat Desa Laroenai Juslan menyatakan, sudah sekian tahun lamanya masyarakat dari Desa Buleleng hingga Laroenai belum pernah menikmati insfratruktur Jalan yang memadai.
“Apalagi saat musim hujan seperti ini, jalan sangat licin karena lumpur dan belum adanya pembangunan maupun perbaikan jalan. Sekarang sudah semakin parah karena ada titik jalan putus akibat hantaman banjir bercampur lumpur yang berasal dari beberapa lokasi pasca tambang,”jelas Juslan saat dikonfirmasi Jumat kemarin (10/7).

Menurutnya, kerusakan Jalan penghubung antar Desa ini sudah sangat sering dikeluhkan oleh warga. Akan tetapi, Pemkab Morowali terkesan mengabaikan warganya yang bermukim di daerah yang kaya akan sumber daya alamnya tersebut.
“Memang sebelumnya Pemerintah Daerah sudah pernah berjanji akan melakukan perbaikan jalan, namun hingga sekarang belum ada realisasinya. Padahal disini banyak aktivitas tambang yang bisa diajak kerjasama Pemerintah untuk melakukan perbaikan,”ungkapnya.

Untuk yang sekian kalinya ini, Juslan selaku warga Desa Laroenai yang setiap harinya merasakan langsung ketidaklayakan infrastruktur Jalan disana kembali berharap bahkan meminta kepada Pemkab Morowali agar segera memperbaiki Jalan Desa tersebut.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.