Jaksa Arie Klarifikasi, Tak Terlibat sebagai Perantara

Dalam Kasus Angpao Rp 3 Juta Kasi Pidum Kejari Tolitoli

- Periklanan -

TOLITOLI-Disebut-sebut ikut terseret dalam drama aliran uang angpao Rp 3 juta–kasus khilaf perkelahian Kades Ogomoli, Arie, SH, -Jaksa di Kejari Tolitoli sampaikan klarifikasi, sekaligus bantahan.

Kepada Radar Sulteng, Jumat (23/10) Arie meluruskan bahwa dirinya saat kasus Amris-Kades Ogomoli pertama bergulir, belum bertugas di bagian Pidana Umum (Pidum) Kejari Tolitoli.

“Karena itu saya tidak tahu menahu, dan tidak terlibat di dalamnya. Termasuk saat bagi-bagi angpao THR sebelum lebaran,” ungkap Arie saat dikonfirmasi di ruang kerjanya kemarin, Jumat (23/10).

Mengenai titipan atau menjadi perantara meneruskan dana Rp 3 juta untuk disampaikan ke Pengadilan Negeri (PN) Tolitoli, Aie dengan tegas membantah.

- Periklanan -

Kata dia, tidak ada satu rupiah pun uang diterimanya baik dari Kades atau pihak lain untuk diteruskan ke PN Tolitoli, dalam proses hukum kasus Kades Ogomoli.

Diberitakan sebelumnya, awal mula perseteruan perkelahian antara Kades Ogomoli versus Ketua BPD Ogomoli, terjadi saat kegiatan penyemprotan disinfektan di Desa Ogomoli, mula pandemi Covid-19 mewabah.

Singkatnya, kasus perkelahian ini kemudian dilimpahkan ke Kejari dan PN Tolitoli. Namun di tengah perjalanan, terkuak soal permintaan angpao Rp 50 juta agar kasus ini bisa tuntas dan Kades bisa bebas, meskipun ending-nya tidak terealisasi.

Selain itu, Kades Amris juga menyebutkan soal angpao THR lebaran Rp 3 juta untuk Kasi Pidum Jusri dan PN Tolitoli. Dikonfirmasi mengenai angpao, Ketua PN Tolitoli Syahbudin juga membantah tegas bahwa dirinya tidak pernah menerima apalagi meminta angpao dalam kasus ini. (tim)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.