Jaga Kekompakan, Perbankan Sulteng Upacara HUT RI

- Periklanan -

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulteng, Miyono foto bersama perbankan di Sulteng selesai upacara 17 Agustus di halaman KPw BI Sulteng, Kamis (17/8). (Foto: Umi Ramlah)

PALU – Puncak perayaan 17 Agustus 2017, Bank Indonesia mengadakan upacara bendera merah putih bersama Perbankan di halaman KPw BI Sulteng, dengan mengambil tema Karya nyata Bank Indonesia di Setiap Makna Indonesia, Kamis (17/8).

Saat ditemui usai pengibaran bendera merah putih, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulteng, Miyono mengatakan, upacara 17 Agustus yang diadakan BI, bertujuan untuk menjaga kekompakan di lingkungan perbankan, menumbuhkan patriotisme, terutama kepada generasi muda karyawan perbankan yang masih muda, harus terus menjaga patriotisme menghargai para pahlawan yang telah berjuang. “Untuk membangun karakter bangsa, salah satunya melalui upacara bersama, agar jiwa patriotisme para pemuda itu muncul,” sebutnya.

- Periklanan -

Miyono menegaskan, melalui momentum peringatan hari kemerdekaan kali ini, harus menghilangkan karakter dan mental yang tidak produktif. Perbaharui dan pertebal semangat nasionalisme di dalam dada, dengan tanpa memandang suku, ras, dan agama. Dengan semangat nasionalisme akan terjalin kerukunan dan kebersamaan diantara seluruh komponen bangsa, termasuk di BI.

Selain itu, upaya perlu terus didorong untuk mewujudkan kemandirian pangan, energi, peningkatan infrastuktur, perbaikan daya saing, pengembangan teknologi, dan peningkatan sumberdaya manusia.

“BI sebagai bagian dari elemen bangsa perlu terlibat aktif dan berkontribusi serta memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang mengemuka, BI dituntut untuk terus menjalankan kebijakan moneter, makro prudensial, dan sistem pembayaran secara konsisten guna menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan, serta tetap memberi dukungan bagi pemilihan ekonomi lebih lanjut,” jelas Miyono saat memberikan sambutan.

BI juga dituntut menunjukan hasil kerja diatas rata-rata dan bukan kerja biasa saja, harus dapat berperan sebagai katalis bagi terciptanya koordinasi yang harmonis di tingkat pusat, antar pusat dan daerah, maupun koordinasi antar daerah. “BI menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada saudara-saudari atas kontribusi, kerja keras, dan dedikasi yang telah diberikan kepada lembaga, masyarakat, bangsa dan negara,” ungkapnya.(umr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.